nhk

MotoGP 2018: Empat Balapan Ini Bikin Dovozioso Gagal Raih Juara Dunia

Dovizioso, Fairing, Austria

ManiakMotor – Pembalap Ducati Andrea Dovizioso tak bakal melupakan empat balapan ini. Di keempat sirkuit itulah membuat peluangnya menyandang gelar juara dunia pertamanya sirna. Dari semua, tentu di Phillip Island, Australia bakal jadi ‘memori kelam’ dari karir balap di kelas puncak.

Inilah keempat balapan yang secara signifikan menghambatnya:

  1. Termas de Rio Honda (Argentina) : Di ronde kedua ini, ia gagal finish. Pada lap ke-15, dirinya kaget bisa dikalahkan oleh pembalap Aprilia Aleix Espargaro. Saat itu berada di urutan ketujuh dan berakhir tidak finish. Selama 18 seri, dirinya hanya dua kali DNF, teerakhir di seri penutup. Padahal, ketika di ronde pembuka ia sudah memulai dengan baik finish kedua.

2. Automotodromo Brno (Ceko) : Saat start, semua pembalap pakai ban hujan dan diperkirakan segera menukar motor dengan ban kering (slick). Di luar dugaan, baru dua lap Marquez masuk paling awal. Sementara Dovi melakukannya dua lap kemudian dan jadi bumerang. Marquez berhasil memenangkan balapan, sedang pembalap Ducati itu keenam dan kehilangan 15 point.

Kesalahan ini membuat Ducati mengambil keputusan pahit. Davide Tardozzi sebagai koordinator tim bukan insinyur pembalap, dipersilakan memilih strategi masa depannya.

  1. MotorLand Aragon (Spanyol) : Setelah sukses beruntun naik podium pertama di Austria (seri 11) dan Inggris (12), lalu podium ketiga di Misano (13), tamparan keras ke wajah Dovi dialami di sirkuit Aragon. Ia gagal podium dan hanya mendapat 9 angka (finish ketujuh), sedang rekan setimnya Jorge Lorenzo podium ketiga.

Di trek ini, ia tidak pernah tampil bagus dan terlalu memaksakan diri di paruh pertama. Performanya tidak mendukung di babak kedua.

  1. Phillip Island (Australia) : Ducati sudah mengantisipasi masalah besar pada Desmosedici GP17, tapi kurang sukses. Dovi start dari urutan ke-11. Kesalahan dilakukan saat ingin menyodok ke depan membuat dirinya hilang kepercayaan. Selama lomba berlaga di urutan ke-11 dan saat finish malah melorot ke-13 dan kalah sama pembalap satelit Scott Redding (Octo Pramac).

Di lomba ini, Ducati babak belur. Marquez sebagai pemenang mendapat tambahan 25, selisih angka yang sebelumnya 11 angka melar jadi 33 setelah Dovi hanya bisa menembah tiga angka (finish ke-13). Rezki

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353