nhk

MotoGP 2018 Jelang Motegi: Jika Jadi Mekanik  M1, Ini Yang Dilakukan Rossi

ManiakMotor – Performa M1 di Thailand tak bikin Valentino Rossi terlalu optimis menuju ronde berikut di GP Jepang. Tapi, tetap bersemangat karena Yamaha akan mainkan perangkat baru setelah sukses mengoprek area aerodinamika di Thailand. Dia pun berandai langkah-langkah jadi mekanik M1.

Yamaha tengah mengembangkan apa yang mereka sebut Electronic Control Group (ECG) yang fungsinya membantu operasional keseluruhan perangkat elektronik, khususnya Electronic Control Unit atau ECU. “Saya senang Yamaha sudah alami kemajuan dan mendekati kekuatan Honda dan Ducati. Tapi, semua upaya saat ini hanya akan terlihat hasilnya nanti di Motegi,” kata The Doctor.

Ia pun berharap agar para mekanik Yamaha tidak hanya ambil patokan kerja berdasarkan catatan tercepat atau hasil terakhir. Tapi, menganalisa hasil keseluruhan M1 mulai paruh kedua musim ini. “Kalau saya mekanik Yamaha, saya tak akan puas dengan sekali fast lap atau front row. Saya akan dalami semua hasil sejak paroh musim.”

Ia merasa perlu ingatkan itu karena seringkali mekanik mereka langsung girang tatkala catatan waktu bagus. Padahal masih dalam tes atau bahkan latihan bebas dan kualifikasi. Menurut Rossi bukan itu target yang harus dikejar dalam situasi seperti sekarang.

Apa yang dilontarkan Rossi tentu tak hanya tertuju untuk pertarungan di Thailand. Juga nanti Motegi tapi juga dalam rangka membangun kekuatan baru buat ‘pilpres’ 2019. “Motegi akan jadi indikator penting seberapa jauh kemajuan M1. Usai itu, untuk kompetisi tahun depan yang lebih bergairah,” katanya. Bone

BAGIKAN