nhk

MotoGP 2018: Konsesi Suzuki Didukung Merek Pesain

29 Iannone 2017

ManiakMotor – Yang dapat konsesi di MotoGP adalah tim baru macam KTM dan Aprilia. Sebelumnya Suzuki termasuk di dalamnya, karena sempat menghilang lima tahun dari MotoGP. Merek Jepang ini kehilangan konsesi lantaran prestasi Maverick Vinales 2016 dengan juara di Silverstone dan beberapa kali podium. Tapi tahun lalu juga, Suzuki tak pernah naik podium.

Karenanya para pesaingnya mendukung Suzuki kemballi dapat konsesi, agar MotoGP kian ramai dengan banyak merek berprestasi. Contoh bisa menggunakan sembilan mesin per musim. Mereka juga bisa mengetes motor tanpa batas. Saat tim lain sudah terseok-seok soal mesin, Suzuki masih punya yang segar. Belum lagi keuntungkan jumlah bahan bakar yang porting-porting saluran masuknya boleh lebih besar.

“Konsesi itu menguntungkan tim. Saat kami diberi konsesi, itu sangat berguna dalam pengembangan. Dan hasilnya bisa dilihat sekarang makin banyak merek yang bisa di level atas dan menguntungkan MotoGP itu sendiri,” kata Paolo Ciabatti, manajer tim Ducati yang mendukung Suzuki dapat konsesi kembali.

Hal sama disuarakan Lin Jarvis, petinggi Movistar Yamaha MotoGP. Katanya, bila Suzuki menggunakan hak tersebut, mereka akan bisa segera kembali ke level atas. Makin banyak produsen di level ini, menguntungkan untuk semua pelaku MotoGP,” tegas Jarvis dengan sungguh-sungguh.

Dengan cara pengetasan Suzuki saat ini, mereka sudah menujukan konsesi. Suzuki tidak mempersiapkan secara khusus mesin untuk 2018. Itu tadi memanfaatkan jumlah mesin, ketimbang membangun yang baru. Di saat sama melajutkan riset agar benar-benar matang po’on.

“Konsesi itu pertolongan, tapi itu hanya salah satunya. Itu akan sangat membantu, jika sanggup melakukan pengujian lebih banyak. Tapi, sepertinya sulit karena kalender saja sudah padat. Satu keuntungan tersbesar yang diraih, mungkin kita bisa mengembangkan mesin selama musim berjalan,” sambut Davide Brivio selaku bos tim Ecstar Suzuki. Miolo

BAGIKAN