nhk

MotoGP 2018: Lorenzo Bisa Juara Dunia, GP18 Kuncinya

ManiakMotor – Bila pasukan Ducati dan Jorge Lorenzo mampu menjiplak kecepatan seperti di tes Sepang, Malaysia lalu, diyakini JL jadi kandidat juara MotoGP 2018. Berlari 1:58.830 di Sepang menjadi perwakilan untuk sirkuit yang digunakan dalam 19 seri MotoGP tahun ini.

Danilo Petrucci yang joki Pramac meyakini Lorenzo saat cepat di Sepang menggunakan taktik seperti Lorenzo naik M1. “Kalau sudah seperti itu, artinya JL sudah bisa menyerap skill-nya untuk motor berbeda,” kata Petrucci. “Dia (Lorenzo) menjadi sebaliknya saat dia pertama kali mengendarai Ducati,” timpal Cal Crutchlow.

Logikanyanya begini, untuk lebih cepat 1 detik lebih dari kecepatan lomba saja, Lorenzo mampu. Berarti bila kencang rata-rata saat lomba, Lorenzo dan motor akan lebih mampu lagi. Dengan begitu jaura sudah di depan mata. Apalagi Sepang dipilih lantaran jadi perwakilan dari berbagai karakter sirkuit.

Belum lagi di sirkuit-sirkuit cepat bertipe seperti Sepang, Lorenzo akan ‘mudah’ mengatur lajunya. “GP 18 jauh lebih baik, saya bisa membuka gas lebih awal. Rumusnya begitu, bila motor ada perbaikan akan lebih mudah membuka throttle. Hasilnya akan lebih cepat dan ini terjadi pada motor sekarang,” kata Lorenzo.

Kalau begitu cerita balapannya. Balap selalu berbeda dengan latihan. Di lomba semua unsur ikut menentukan. Bukan hanya mental joki, juga mental mekaniknya. Lorenzo dengan Ducati di dua sektor masih kalah dengan merek lain, terutama di tikungan lambat. Itulah tantangannya. Miolo