nhk

MotoGP 2018: Rossi Masih Punya Alibi Yang Kuat, Apa Itu?

46 tes Valencia 2017d

 

ManiakMotor – Sempat memimpin poin di awal serial 2017, tanda Valentino Rossi masih punya isi. Memang isiannya tidak sekuat 10 tahun lalu misalnya. Tapi dari rata-rata, Rossi belum boleh disepelekan untuk MotoGP termasuk untuk 2018.

Tahun ini dia punya alibi yang kuat, gagal meraih impiannya untuk juara ke-10 kali dari semua kelas. Bahkan doski sendiri jujur, andai nggak patah saat latihan dengan motocross, sulit baginya bersaing juara dunia. “Masalah motor sangat banyak. Itu yang harus diurai untuk motor edisi 2018. Kami sudah kompilasi antara M1 2016 dan 2017. Nanti akan dicari kelebihan masing-masing,” sebut Rossi usai testing awal MotoGP 2018 di Valencia. Rossi bicara tetap bersemangat walau di akhir seri dia hanya ke-5.

Dari omongan ini adalah alibi yang kuat loh. Persoalan bukan pada pada diri Rossi, walau kadang dalam omongannya dia sudah tahu diri akan usia. Contoh, tetap bersahabat dengan manis rekan setim yang jauh lebih muda, Maverick Vinales. Dia nggak utak-atik keberadaan pembalap muda Spanyol itu. Dia juga tahu, penggemar di seluruh dunia termasuk Indonesia yang menyebutnya sudah om-om bahkan bapak-bapak.

Usia Rossi sebenarnya kata pengamat di luar sana, akan sulit memainkan peran pengetes motor bisa sampai dapat limitnya. “Karena Valentino sendiri sudah tak mempush seperti dirinya masih umur 20-an misalnya, untuk dapatkan setelan motor prima,” sebut pengemat termasuk Jeremy Burgess, mantan mekanik Rossi yang sempat menasehati Rossi mengubah taktik balapnya, jangan hanya saat race membara, tapi di sesi latihan kurang api.

Eh… alibi selanjutnya paling kuat adalah rekan setimnya sendiri Vinales. Di awal serial sangat moncer, tapi sejak ¾ musim malam melempem. Itu tadi dari motor yang ternyata tak bersahabat dengan aspal yang panas dan basah. Kebetulan kedua kondisi itu sama-sama licin dan para perancang M1seperti habis akal menyembuhkannya.

Lha, Vinales yang masih muda dan energik saja nggak bisa berbuat banyak. Artinya lagi, persoalan sama juga ada pada M1 Rossi.   Bayangkan itu motor sejak dari ronde 9 sampai ronde 18 tahun ini nggak pernah juara. Ada 10 seri hanya jadi penonton antara Andrea Dovizioso dan Marc Marquez gantian juara bahkan dengan Dani Pedrosa yang belakangkan melewati klasemen Rossi. Miolo

BAGIKAN