nhk

MotoGP 2018: Rossi Memburu Rekor, Bukan Uang, Bisa Juara Dunia Lagi!

ManiakMotor – Itu pertanyaan para pengagum maupun para penghujat Valentino Rossi. Seperti sampeyan tahu, Februari 2018 ini Rossi sudah 39 tahun, usia yang tidak muda seorang atlet, apalagi balap motor. Usia yang harusnya sudah pensiunan dan menikmati kerja keras selama ini.

Tapi begitulah Rossi, dia masih haus akan kemenangan, masih ingin jadi juara dunia. Tahun ini dia kembali dipercaya Yamaha sebagai ujung tombak pengembangan M1. “Saya memburu rekor, bukan uang,” kata Rossi ketika dia balik lagi ke Yamaha setelah ‘gagal’ di Ducati.

Dalam sejarah MotoGP moderen baru Mic Doohan yang mampu juara dunia di umur 34 tahun, itu kalau tidak keliru. Rossi terakhir juara dunia 2009 atau di umur 30 tahun. Berarti dalam usahanya 9 tahun ini hanya nyaris. Bayangkan 3 kali runner-up yang juaranya ‘diganggu’ Jorge Lorenzo dan Marc Marquez.

Kedua musuh itu masih satu lintasan untuk 2018 ini. Marquez jauh lebih muda makin kenal kejuaran dan Lorenzo kian matang untuk ditantang pada 2018. Belum lagi kawan dan lawan setim di Yamaha Movistar MotoGP. Ada juga Andrea Dovizioso yang di umurnya 30 justru menanjak. Perjuangan untuk Teh Doctor menaklukan ambisinya.

Perburuan rekor seperti disebut Rossi sebenarnya nyaris terjadi saat dia runner-up 2014, 2015 dan 2016. Tahun lalu paling terpuruk dalam ukuran klasemen Rossi bersama Yamaha. Tahun ini di umur 1 tahun lagi kepala 4, Rossi masih bisa melakukannya? Atau tahun depan yang diprediksi banyak pengamat sudah ada deal Rossi bersama Yamaha untuk perpanjangan kontrak, walau klasiknya Rossi masih bilang menunggu kinerjanya paruh musim 2018 baru menentukannya.

Akhirnya kata pepatah sejak ada manusia, penyakit yang tak ada obatnya adalah umur. “Itu yang sangat mengherankan. Semakin bertambah usia, justru makin kerja keras menjaga fisik. Tapi dia (Rossi) mampu melakukannya,” heran Lorenzo suatu ketika pada mantan teman setim dan lawan di dalam sirkuit maupun di luar lintasan itu. Miolo

 

BAGIKAN