nhk

MotoGP 2018: Rossi Puji Dovizioso & Luthi, Keduanya Beda Dengan Marquez

Ducati, Dovi, argentina

ManiakMotor – Jangan menyerah. Semua butuh waktu berkarir terutama di balap motor yang keras. Tidak ada prestasi yang buru-buru di balap motor, apalagi sekelas MotoGP. Semua butuh proses. Tetap ada yang terkecuali.

Itu yanng dikatakan Valentino Rossi yang mencontohkan Andrea Dovizioso dan Thomas Luthi. The Doctor memuji Dovi yang sejak 2008 datang ke MotoGP dengan berbagai tim dan merek, hanya dua kali juara seri. Tapi saat dia (Dovi) dapat kans dalam setahun bisa juara seri 6 kali. Hanya nasib saja yang tak membuatnya juara dunia 2017.

“Karir seperti Dovi itu butuh keseimbangan. Tapi saya salud di masa sulit itu, Dovi masih punya kepercayaan diri tinggi. Makanya muncul kesempatan yang baik seperti tahun 2017 ini,” cerita Rossi seperti dilansir media Italia. Kalau mau tahu medianya silakan lacak sendiri. Gampang kok, yang penting ada kuota.

Makanya Rossi tiap kali bicara akan mengaitkan perjalanan balap Dovizioso. “Bagi saya, kisah Dovizioso adalah cerita sangat menarik. Dia melewati masa-masa sulit dalam karirnya, terutama di MotoGP,” kata Rossi yang tentu berbeda dengan Dovi saat masuk di MotoGP langsung berprestasi gemilang.

Rossi sembari mengingatkan pada perjalanan karir siapa saja tak ada yang tak mungkin. Semua butuh waktu untuk proses. Nggak ada yang bisa buru-buru untuk dapat hasilnya langsung. Terkecuali seperti Marc Marquez yang kata Rossi memang spesial. Mungkin juga dirinya. Kembali dicontoh seperti Thomas Luthi, siapa yang sangka pada umur 31 tahun dilirik tim di MotoGP lantaran prestasi di Moto2.

Bisa jadi, Dovi juga di umur 30 ke atas bisa juara dunia, lantaran kepercayaan dirinya makin meningkat. Di saat sama Ducati juga lagi berkembang. Miolo

BAGIKAN