nhk

MotoGP 2018: Suzuki ‘Pecat’ Iannone, Ndak Manfaatkan Kelemahan Honda Dan Yamaha

Andrea Iannone Suzuki 2017 Test Sepang

ManiakMotor – Honda tahun ini disebut tak begitu hebat. Mereka hanya menang lantaran memang nggak ada merek yang menonjol. Termasuk Yamaha yang punya masalah besar di paruh musim.

Itu yang bicara Kevin Schwantz si legenda Suzuki. Tentu saja dikaitakan dengan Suzuki, terutama peran Andrea Iannone yang ia minta segera diganti pada 2019, sesuai habisnya kontrak. “Honda yang sebenarnya biasa saja dan Yamaha punya persoalan paruh musim, seharusnya Andrea (Iannone) ‘memungut’ potongan-potongan itu saat merek lain berjuang,” sebut Schwantz yang rada emosi omongannya.

Bagi dia, ya si Schwantz orang Amerika itu, kinerja Iannone nggak bisa diterima sama sekali. Iannone tidak membalap di atas 100 persen yang seharusnya dilakukan pembalap yang baru tahun pertama membela merek berbeda. Dia harus lebih maniak kencang dari julukannya The Maniac. Kalau kalimat di belakang itu maniakmotor yang cerita.

“Saya contohkan saat Guintoli menggantikan Rins di Barcelona, masak sih bisa menyaingi Iannone. Seharusnya itu tak terjadi. Sebaiknya Suzuki mengganti dia (Iannone),” tambah Schwantz yang ceplas-ceplos ala koboi.

Menurutnya nggak ada usaha dari Iannone untuk berjuang lebih keras. Yang ada, Iannone bekerja santai. “Iannone hanya memberikan 95 persen permainannya untuk Suzuki. Setahu saya, dia punya bakat dengan banyak kemenangan di Ducati. Harusnya bisa berbuat banyak di Suzuki,” ngcoeh Schwantz yang pernah juara dunia dengan Suzuki tersebut.

Intinya sebagai pembalap utama, Iannone yang semestinya memberikan 100 persen pada tim, kalau perlu lebih. “Kalau hanya di bawah itu atau 95 persen, mendingan kamu keluar dari tim,” tutup Schwantz yang masih geram omoangannya. Miolo

BAGIKAN