nhk

MotoGP 2018: Tantangan Ducati Dovizioso Di Jerez Bertahan Pimpin Klasemen

ManiakMotor – Kecuali Loris Capirossi yang mampu bikin Ducati juara di Jerez 2006. Bahkan Casey Stoner yang juara dengan Ducati 2007, tak pernah juara di sirkuit kecil lantaran sempit tersebut. Ducati butuh area lintasan lebar untuk mengembangkan kecepatannya.

Tapi itu dulu, bisa berubah dengan cara Andrea Dovizioso di jok motor buatan Italia tersebut. Kendati, Dovizioso sendiri selama di Ducati, posisi terbaiknya di Jerez hanya ke-5.

“Harusnya lebih baik. Ketika tes November tahun lalu di Jerez, kami menghimpun data yang lengkap. Masukan dan output juga bagus. Ban dapat grip pada aspal baru Jerez. Tapi saat itu lebih dingin,” komentar Dovizioso seperti mengingatkan siapya dia di Jerez.

Orang Italia ini juga punya bekal lebih baik dari tahun lalu ketika masuk Eropa dan memulainya di Jerez. Mentalnya lebih tenang, sebab sedang memimpin klasemen lewat manajemen tiga balapan sebelumnya. “Ini modal di Jerez. Sangat positif dan saya percaya akan kemapuan motor dan diri sendiri,” tegas Dovizioso.

Strategi Dovi agar dia nggak banyak kehilangan point, tentu akan bekerja lebih keras membangun set-up GP18. Bila itu membaik, geber sejadinya menganggu posisi Marc Marquez dan Maverick Vinales yang paling dekat dengan pointya. Syukur-syukur di luar dua pembalap itu yang juara, sehingga klasemen tetap seimbang.

Ducati tahun lalu mendingan, tapi lewat Jorge Lorenzo yang podium ke-3. Bukan mustahil, Dovizioso juga bisa melakukannya, walau di atas kertas Ducati kerap kesulitan di Jerez. Itu tantangan dan pebuktian buat si Dovi.  Miolo

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2018, Moto2, Moto3 2018

Pol Espargaro Teken Kontrak Baru Dengan KTM Untuk MotoGP 2019-2020

Begini Prestasi Rossi Di Jerez, MotoGP 2018 Mantap Potensi M1-Nya..!