nhk

MotoGP 2018: Vinales Ingin Lenyapkan Penderitaan, Masih Butuh Rossi

Vinales, Yamaha, motogp lead

ManiakMotor – Jika Lorenzo pasang target harus naik podium pertama, Maverick Vinales lain. Pembalap Yamaha itu memposisikan sebagai pesaing utama dan orang yang harus dikalahkan. Kalimat terakhir itu podo wae karo Lorenzo.

Bagi Vinales, tahun pertama sama Yamaha dirasakan paling menderita. Bayangkan, start awal musim 2017 dengan sempurna, tapi tidak bisa bertahan di babak kedua alias menyelesaikan dengan cara terburuk.

Vinales; “Rossi membawas dampak”

Tiga kemenangan di paruh pertama (dua seri awal dan di Prancis) telah meyakinkan pembalap 22 tahun memenuhi target kepindahannya ke Yamaha untuk memburu gelar. Di lyar dugaan, krisis Yamaha mengganggu perjuangannya.

“Kami tidak bisa mengelola ban dengan baik. Yang mengejutkan saya, apa yang sudah dilakukan di paruh pertama, tidak berlanjut di paruh kedua,” tegasnya sambil bercanda dalam wawancara dengan Marca. Berarti, keluhan pertamanya soal ban sebelum menyalahkan motor ada benarnya.

Padahal, lanjutnya, ia begitu mendominasi dalam tes. “Saya juga kuat di Australia dan satu-satunya orang yang bisa bertarung dengan Marc (Marquez) dalam balapan. Datanglah pasang surut dengan ban dan motor,” kenanganya. Ia mengakui ini tahun terberat berbicara mental dan dirinya sangat lelah di akhir musim.

Dengan ban senyawa lembut hampir tidak ada masalah. Namun ketika diganti yang lain, ia dan tim tidak dapat membuat keputusan yang tepat di balapan. “Banyak sasis digunakan sepanjang musim ini tidak memberi solusi terbaik. Ada yang mengatakan bahwa Valentino yang menghambat saya, kurasa tidak,” tegasnya.

Vinales mengakui masih butuh Rossi dalam satu garasi. “Dia masih pada tingkat yang luar biasa. Dia bisa membantu untuk memperbaiki dan juga sangat berdampak. Saya ingin satu garasi untuk waktu yang lama,” pintanya.

“Yamaha sudah bekerja keras dan selalu melakukan yang terbaik. Saya selalu bebas memilih sasis dan juga motor yang saya inginkan. Semoga cara seperti ini terus berlanjut. Saya dan Yamaha tetap bersama dalam jangka panjang,” harapnya. Rezki

BAGIKAN