nhk

MotoGP 2018: Yamaha Masih Merindukan Lorenzo, Rossi Klarifikasi Soal M1 2017

Linjarvis-Rossi, M12017, MotoGP
Lin Jarvis (tengah) saat bersama Rossi dan Lorenzo

ManiakMotor – Para pengamat motogp menilai masalah pada Yamaha M1 tidak akan terjadi seandainya masih ada Jorge Lorenzo. Bos Yamaha MotoGP Lin Jarvis angkat bicara soal kepincangan motor sampai gagal merebut gelar juara dunia. Termasuk Rossi pun melakukan klarifikasi.

Kata Jarvis, sekiranya masih ada Lorenzo musim ini, tim tetap menghadapi masalah dalam mengejar gelar. Masuknya Vinales dan rekan setim Rossi sudah berjuang maksimal mengatasi soal pegangan roda belakang pada M1 2017. “Akhirnya mereka menduduki peringkat ketiga (Vinales) dan kelima,” tandasnya.

Ditanya soal kepergian Lorenzo, apakah merasa kehilangan dan merindukannya? Jarvis hanya berharap pembalap asal Mallorcan itu tidak mengubah nasaibnya secara dramatis. Soal rindu, dijawab tegas, tidak!

Karena, lanjutnya kami punya hubungan yang panjang (sembilan tahun di Yamaha) dan berhasil merebut tiga kali gelar. “Jadi kami memiliki banyak kenangan indah. Sudah begitu, kami masih suka melihatnya di paddock. Saya merindukannya pada tingkat sosial, saya tidak pikir dalam hal performa,” papar Jarvis.

Selain Jarvis, Rossi pun coba meluruskan masalah M1 2017. Dia yakin, siapa pun rekan setim, masalahnya akan tetap sama. Terlepas dari perbedaan pada Vinales di awal musim.

“Tahun lalu (di Valencia), Lorenzo pergi ke Ducati pada hari Minggu dan saya naik motor baru selasanya. Saya katakan kepadanya bahwa saya tidak mengganggap motor ini untuk saya dan Vinales sangat cepat,” paparnya. Jika Lorenzo yang menunggangnya, lanjut The Doctor, dia pasti setuju dengan saya.

Soal kepincangan M1 musim ini, menurut saya, kesalahan awalnya adalah motor ini dibuat untuk memecahkan masalah yang tidak bisa diatasi. Rezki

BAGIKAN