nhk

MotoGP 2018 : Zarco Hebat, Punya Kemiripan Kerja Sama Dovizioso

Zarco, Coulon, Motogp

ManiakMotor – Mungkin kita sepakat jika Dovizioso dan Johann Zarco dinobatkan sebagai ‘bintang motogp’ musim 2017. Dasarnya, keduanya tampil hebat. Dovi hampir dapat merebut juara dunia dan  setelah bersaing hebat sama Marquez. Zarco sebagai pendatang baru telah merepotkan banyak pembalap senior dan merebut gelar ‘rookie of the year’.

Ternyata, Dovi pernah mendekam di tim Yamaha Tech 3. Nah, kepala kru tim satelit Yamaha Guy Coulon menilai, kedua pembalap itu punya pola pikir dan metode kerja yang sama. Datangnya Zarco membuat Coulon lebih semangat lantaran sama-sama orang Prancis.

Coulon pernah menangani Dovi pada 2012 dengan Yamaha dan beberapa pembalap lain. Ia memainkan peran kunci dalam debut Zarco yang sukses naik podium tiga kali (dua di antaranya finbish kedua) dan dua pole position. Zarco juga menjadi duri bagi Rossi dan Vinales.

Menurut Coulon, ada kesamaan Dovi dan Zarco, terutama soal ketelitian saat menegosiasikan rencananya untuk balapan akhir pekan. Setiap perintah atau rencana Coulon dilakoni sepenuhnya, sifat ini juga ada pada Dovi.

“Dia (Zarco) sangat jelas saat menjelaskan perasaan motornya,” ujar Coulon. Kami menyiapkan rencana sebelum setiap sesi. Kita memutuskan mau jalan tiga atau dua fase, “Karena beberapa trek dengan waktu putaran lebih lama, kita jalannya kurang dan dia sangat menghormatinya.”

Kelebihan lain Zarco, lanjutnya dengan perasaan yang tidak begitu sempurna masih bisa mendapatkan waktu putaran. “Jika kami menuntut tujuh lap, ia lakukan tujuh lap dan seterusnya. Ada pembalap, saat diminta tujuh lap tapi dua lap sudah masuk,” tandas Coulon. Kondisi seperti ini dirasakannya juga pada Dovi di 2012.

Masih ada lagi, sebut Coulon. Zarco bisa ‘mengendalikan’ orang-orang di sekitarnya, baik di pit maupun di trek saat balap. “Dia tahu bahwa jika dirinya tidak bisa mengendalikan lawan yang lebih cepat di awal balapan, maka tidak bisa menekannya di akhir pertandingan. Jika bisa dilakukan di awal balapan, maka diakhir lomba akan mencoba menekan dan mengalahkan mereka,” papar Coulon yang mengulang cerita Zarco kepadanya. Rezki

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353