nhk

MotoGP 2019 Akan Hidup Dengan Empat Merek, Plus Tiga Satelit Kuat

ManiakMotor – Teropong MotoGP 2018 harusnya tahun ini jauh lebih asyik buat penonton. Pertempuran di depan akan banyak klaim dari empat merek jagoan. Diperkuat hasil tes pramusim Valencia dan Jerez. Plus tiga satelit yang akan menganggu jagoan pabrikan.

Honda sudah jelas makin dream team atas kedatangan Jorge Lorenzo, plus juara bertahan Marc Marquez. Lalu Ducati yang disebut-sebut motor terbaik 2018 yang hanya faktor keberuntungan Andrea Dovizioso hanya runner-up. Trus Suzuki yang banyak podium. Ditambah Yamaha yang sedang berjuang mengembalikan performa M1 mereka dan optimis akan berhasil. Plus tiga satelit yang bermodal besar. Yakni Petronas Yamaha SIC, Pramac Ducati dan LCR Honda.

“Dari dua test pramusim Valencia dan Jerez, untuk cari peluang di MotoGP 2019 sangat berat. Tapi itu bagus untuk olahraga ini sendiri. Tidak ada dominasi oleh merek tertentu. Kami memang punya tim yang disebut impian dengan masuknya Jorge (Lorenzo). Harapannya kami semakin kuat,” papar Alberto Puig, manajer Repsol Honda Team tentang prediksinya MotoGP 2019.

Bahkan Devide Brivio yang bertanggung jawab atas Suzuki, sangat yakin performa motornya akan jauh dari 2018. Kendati hak konsesi Suzuki telah dicabut, “Suzuki punya Alex Rins yang ternyata sangat berbakat dalam melakukan pengembangan. Juga punya peluang lebih baik dari 2018. Rins semakin matang dalam lomba,” sesumbar Brivio akan peluang mereknya pada 2019.

Ducati apalagi. Mereka nggak banyak melakukan perubahan pada Desmosedici GP18 karena sudah dianggap mantap. Hanya poles-poles sikit, “Keberuntungan saja yang tidak berpihak pada 2018 sehingga gagal jadi nomor satu. Ini akibat kesialan di seri-seri awal.  Kalau soal motor, kami kelihatannya siap. Satu-satunya yang dikejar sekarang adalah gelar juara dunia,” tegas Gigi Dall’Igna ,General Manager Ducati Corse yang merekayasa Ducati jadi enak.

Yamaha walau jajarannya termasuk pembalapnya agak merendah dari hasil dua test lalu, tapi justru pesaingnya menyimak ada perkembangan di sana. Terutama setelah menggunakan mesin M1 2019 yang katanya lebih mudah dikontrol masukk tikungan, “Jangan terlalu melihat hasil test yang paling cepat. Tapi lihat rata-rata putaran lap setiap kali mereka keluar pit line. Saya rasa Yamaha telah meningkat,” prediksi Marc Marquez yang justru memuji Yamaha, padahal di situ ada musuh bebuyutannya.

Dari pernyataan mereka tersebut, ilustrasi MotoGP 2019 harusnya lebih gempita. Belum cerita gangguan dari Jack Miller dan Francesco Bagnaia dari Pramac Ducati yang dua test lalu kencang. Juga Franco Morbidelli dari satelit Yamaha Petronas. Termasuk Takaaki Nakagami dan Cal Crutchlow di LCR Honda. Ok deh tunggu lagi hasil test awal Februari di Malaysia yang makin dekat dari hasil pengembangan selama liburan. Prediksinya makin ramai boleh dideteksi di situ. Miolo

BAGIKAN