nhk

MotoGP 2019: Marc Marquez Masih Anak Mama, Rumahnya Dekat Ortunya, Nggak Suka Hura-Hura

ManiakMotor – Sudah 7 kali juara dunia dari semua kelas dan 5 kali di MotoGP, uang seudah menumpuk di rekening bank Marc Márquez. Dia bisa hidup leha-leha, misalnya ambil rumah di kota Monaco yang glamour. Atau di surga negara pajak Swiss, juga Andorra dan di mana pun yang eksotis.

Marquez tetap ditempat kelahirannya di Cervera, Spanyol. Dia sudah punya rumah, tapi tetap di kota yang terletak 110 km dari Barcelona di jantung Catalonia tersebut. “Saya suka tinggal Spanyol dan Italia. Selain segalanya untuk makanan, juga iklim dan cara hidup. Ini sempurna bagiku,” alasan Marquez yang tetap memilih tinggal di Carvera.

Selain itu paling utama dia masih dekat dengan rumah ibunya. Jalan kaki dari rumah mama-nya cukup lima menit. Berarti masih anak mama yang memang umurnya 25 tahun. Katanya, saban waktu dia datang ke rumah ibunya untuk bincang-bincang dan sebagainya. Juga memasak pasta dan bakar dada ayam dilakukan di sana. Katanya sih dia sendiri sering melakukan hal tersebut, walau nggak serasa ala restoran.

Uang ada, ketenaran juga, dan sebagainya dari hasil keringatnya. Kesuksesan itu ada harganya, “Lima tahun yang lalu berpikir bahwa gaya hidup idak akan pernah berubah. Saya tidak percaya akan membutuhkan rumah besar, jet pribadi atau area VIP di klub malam. Saya tidak menginginkan semua itu,” sebut pembalap Spanyol meyakinkan para penggemar tidak hanya dari Spanyol, tetapi juga Eropa dan Asia.

Khusus rumah, Marquez mengaku harus bikin baru yang besar. Tapi sesuai kebutuhan, bukan untuk gaya-gayaan. Kadang juga naik jet pribadi yang bukan berarti rutin, tapi hanya untuk privasi saat musim panas ke Eropa. Sebab, dia punya pengalaman lewat penerbangan normal, ia pernah terjebak kemacetan manusia di bandara Barcelona saat  musim liburan. Dia hampir tertinggal pesawat.

Pendeknya, Marquez mengaku bukan pemuda yang suka hura-hura. Dia lebih baik berolahraga ketimbang buang-buang waktu. Masih banyak yang dikejarnya ke depan, dan harus disiplin untuk mengejarnya. Dia sih nggak cerita ingin kejar rekor Valentino Rossi atau Giacomo Agostini. Yang penting tekun dulu. MM

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353