nhk

MotoGP 2019: Pengembangan Aerodinamika Ducati Kerap Dihambat

Winglet baru Ducati

ManiakMotor – Awal diperkenalkan oleh Ducati, winglet hanya jadi bahan senyuman lawan-lawannya. Dipikir mereka Ducati akan terbang ke angkasa. Tapi begitu jadi dan pesaing ikut-ikutan, eh malah pengatur regulasi di MotoGP yang sibuk mematahkan sayap-sayap aerodinamika Ducati.

Maksudnya selalu muncul aturan baru akan winglet ini, termasuk di MotoGP 2019 yang seolah menghambat Ducati yang selalu maju dalam winglet. “Aturan baru 2019 pada fairing adalah tantangan. Fairing 2018 kami, tidak bisa digunakan. Harus menggunakan teknik tersendiri, agar aerodimika berfungsi untuk down force,” kata Edoardo Lenoci, pakar pengembang aerodinamis Ducati yang juga pernah di F1.

Awalnya 2016, sayap-sayap Ducati yang diikuti merek lain dianggap berbahaya. Kata para pengatur regulasi MotoGP, sayap tersebut bisa menebas pembalap lain saat duel. Ketika kecelakaaan pun berpotensi menebas pembalapnya sendiri. Maka munculah aturan, winglet harus satu kesatuan dengan fairing. Nggak boleh tersendiri pada sayap yang sebenarnya untuk anti-wheelie ini.

Akan tetapi, 2019 ini kembali muncul aturan baru, karena yang lama dianggap wingletnya masih mononjol. Sayap-sayap harus lebih pipih lagi dan menjadi kesatuan dari semua fairing. Lagi-lagi Ducati yang jadi contoh dan mereka bikin lagi seperti yang diperlihatkan di akhir sesi test Sepang lalu.

Fairing tersebut dikerjakan dengan teknologi komputer yang lebih maju. Yakni teknik Computational Fluid Dynamics (CFD). CFD nggak perlu lagi repot diuji ke wind tunnel dan tanpa perlu menunggu barangnya jadi. Semacam simulasi yang akurat. Tapi dengar-dengar yang mereka bawa ke Sepang lalu, masih perlu dikoreksi banyak dan akan kembali dicoba di Qatar.

Pokoknya, Ducati nggak pernah menyerah pada aerodinamika. Padahal katanya, mengerjakan aerodinamika motor jauh lebih rumit ketimbang F1. Tetapi di markas  Borgo Panigale, mereka pasti berhasil. Dan tinggal tunggu lagi aturan baru, hehe. MM

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353