nhk

MotoGP 2019: Rossi Jawab Para Kritikus Soal Umur Dan Nggak Berani Risiko

VR46 Sepang

ManiakMotor – Belakangan dua tokoh balap motor dunia menyudutkan  Valentino Rossi. Seperti Alberto Puig (Manajer Repsol Hona Team) dan Carlo Penat manajernya Andrea Iannone yang sebut era The Doctor telah berakhir. Juga sudah tak berani ambil risiko. Mereka membacanya dari hasil 2018, Rossi tanpa juara.

Mendengar itu, Rossi hanya senyum-senyum dari kediamannya di Tavullia, Italia. Menurutnya, setiap dia kalah selalu dihubungkan dengan umurnya, “Juga saya direkomendasikan untuk mengundurkan diri dari MotoGP. Maaf ya, hal seperti ini sudah 10 tahun meneror saya. Keren memang punya tantangan seperti itu,” papar Rossi yang memang sejak 2009 terakhir juara dunia.

Soal katanya sudah tak mau ambil risiko juga ada jawabannya. Bukan berarti ngeles. Kata para pengkritik, padahal risiko ini juga untuk membangun motor agar risetnya maksimal. Maksudnya, Rossi sudah tak menggeber motornya di atas limit seperti dia muda dulu. Apalagi umurnya di MotoGP 2019 nanti telah 40 tahun?

“Jujur, saya tidak pernah menikmati jatuh. Bahkan sebelum umur 25 tahun! Dengan pengalaman, belajar memberikan yang maksimal, ketika itu penting atau dibutuhkan. Memang saat masih muda, berpikir risiko sedikit dengan kecepatan penuh sepanjang waktu. Beda lagi, dalam saat lomba, tetap siap mengambil risiko. Saya tidak pernah berpikir, ketika lomba ada cadangan soal risiko,” tambah Rossi yang maksudnya cara mainnya dari dulu sampai saat ini seperti itu.

Rossi juga menambahkan, bahwa persoalan sekarang ada pada tekniks, bukan dari dirinya. Bahkan dia mengaku lebih bugar 2018 ketimbang 2017. Malah tahun sebelumnya alias 2017 dia merasa sangat lelah setiap kali usai lomba. Tapi 2018, itu hilang dengan forsi latihan fisik yang ditambah. Jadi forsi yang sama akan diterapkan pada 2019 sehingga dia akan tampil prima.

Tentu dengan catatan, M1 2019 juga kembali ke performa yang sama. MM

BAGIKAN