nhk

MotoGP 2020: Cerita Si Legenda Agostini Soal Corona, Peringatan Buat Indonesia..!

Giacomo Agostini

ManiakMotor – Cerita dari opa Giacomo Agostini suasana di lingkungan tempat tinggalnya di Bergamo, Italia. Juara dunia balap motor kelas utama atau sekarang dikenal dengan MotoGP 15 kali itu menggambarkan lingkungannya seperti perang dunia. Mayat-mayat diangkut truk dari lingkungan tempat tinggalnya. Bahkan dia sendiri hanya bisa mengintip  lantaran pemberlakuan lockdown di Italia.

Di Italia sendiri update 24 Maret 2020 pagi telah 6.077 orang yang wafat akibat virus yang menyebar lewat interaksi ini. “Setiap malam di jalan depan rumah selalu berbunyi sirene ambulans. Juga setiap saat truk-truk tentara mengangkut peti mati. Sangat menakutkan akibat virus ini,” kata Opa Gostini yang saat ini berusia 77 tahun termasuk memiliki risiko tinggi terhadap Corona. 

Agostini mengaku harus tetap Bergamo lantaran di situ dia sudah lama tinggal. Padahal, kota tersebut paling tinggi diserang Corona. “Saya tidak pernah terlintas situasi ini terjadi pada tahun 2020, sangat menyedihkan. Saya sedikit takut dengan penderitaan yang kena virus dan cara mereka mati. Setiap hari ada di lingkungan saya ini,” tambah Agostini berbicara secara langsung lewat sambungan telepon dengan SKySport.it.

Namun Agostini percaya diri lantaran mengisolasi dirinya sendiri dan mengikuti semua aturan. “Harusnya semua rakyat Italia sejak awal menghormati peraturan ini. Sayang, banyak yang bandel, makanya korbannya jadi besar. Rakyat dunia harus bersatu mematuhi isolasi yang diintruksikan pemerintah masing-masing. Mari kita lawan virus ini,” tutup Agostini sembari mengingatkan warga balap motor dunia.

Tuh dengar. Bahaya bro. Sebab, menurut Agostini para petugas kesehatan yang justru kewalahan. Sehingga yang sakit kena virus seperti di lingkungannya banyak yang meninggal di rumah masing-masing tanpa tertangani. “Jadi mari masing-masing diri sendiri berkorban secara pribadi mengisolasi diri,” tutu[ Agostini yang diperkirakan jumlah juara dunianya akan sulit dilewati dalam waktu yang lebih lama. MM

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353