nhk

MotoGP 2020: Luca Marini Kaget Vinales Dikontrak Yamaha (Lagi), Kompor Kepala Mekanik..?

Rossi dan Luca Marini saat masih kecil

ManiakMotor – Luca Marini kaget Maverick Vinales jadi pembalap pabrik Yamaha lagi. Marini pasti tahu bisik-bisik di lingkungan Monster Yamaha yang dibela Valentino Rossi yang dulu sangat berpangaruh di Yamaha, tapi sekarang nggak bisa disebut ‘sangat’. Marini bisa dibilang orang dalam.

Karena Marini adiknya Rossi, dia juga pembalap Moto2 Sky Racing Team VR46 milik abangnya, dia pula anggota VR46 Riders Academy yang juga kepunyaan si mas-nya. Doski selalu dapat bocoran alus, bahwa Vinales bukan salah satu kandidat dikontrak pada edisi 2021-2022. Mungkin awalnya begitu..! Ada alasannya, tiga tahun di tim pabrikan cuma enam kali podium juara. Itu sih belum kasih gebrakan untuk Yamaha. Posisi terbaiknya di klasemen pun ke-3.

“Makanya saya terkejut akan perpanjangan kontrak Viñales. Beda dengan Quartararo, dia sebagai rookie menunjukkan bakat hebat. Saya juga akan melakukan hal sama, bila saya pengambil keputusan di Yamaha. Akan beda dengan Vinales yang telah tiga tahun bersama Yamaha,” kata Marini yang mengaku peluncuran tim mereka yakni Sky Racing Team VR46 rada terganggu dengan hiruk pikuk berita kontrak Yamaha di mana Rossi jadi biang berita.

Keterkejutan Marini tidak diiringi kalimat turunannya yang keluar dari pernyataannya. Yang jelas dia kecewa dengan banyak artinya. Boleh dianalisa tidak sesuai ekspektasi-nya. Sekali lagi hanya analisa, di lingkungan VR46 bisa saja Rossi masih sangat aman di tim pabrikan walau masih melihat hasil 2020. Karena Vinales akan tergusur atau menggusurkan diri dengan rumor Vinales dikontrak Ducati. Apalagi Marini mengaku selama liburan balapan, jadwal latihan tetap padat dan kegiatan lainnya, sehingga jarang bicara serius dengan kakaknya.

Boleh juga dianalisa, sebenarnya Yamaha terporovokasi oleh Esteban Garcia yang jadi kepala kru baru Vinales 2019 yang menggantikan Ramon Forcada. Esteban dua kali kelurin pernyataan yang bombastis. Katanya saat itu, seharusnya Yamaha memperlakukan Vinales seperti Marc Marquez di Honda. Juga bilang Rossi bukan lagi referensi Yamaha, tulisannya di sini. Juga menyombongkan Vinales yang satu-satunya joki Yamaha 2019 bisa menang dua kali.

Habis si Esteban itu menyombongkan diri, pandangan Lin Jarvis si Direktur Motor RAcing Yamaha rada berubah kalau membicarakan Vinales. Dia angkat setinggi-tinggi nama Vinales yang sudah menjurus dikontrak ulang dan jadi kenyataan. Dia ‘takut’ atau ada desakan dari kubu si mekanik tadi untuk teken kontrak Vinales. Sedang nama Rossi sudah mulai jarang dia tonjolkan. Miolo

BACA JUGA

Tes MotoGP Sepang 2020: Dani Pedrosa (KTM) Tercepat Hari Ke-1 Di Tes Pendahuluan (Shakedown)

Tes MotoGP Sepang 2020: M1 Pas Buat Lorenzo, Cocok Pula Untuk Rossi Dan Joki Yamaha Lain..!

MotoGP 2020: Marc Marquez Coba Bahunya Dengan Motor Mirip Moto3..!

Moto2 2020: Tim Milik Rossi Perkenalkan Livery Sky Racing VR46

 

 


Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353