nhk

MotoGP 2021: Cideranya Marc Marquez Salahnya Sendiri, Tuhan Pun Tak Menghentikannya..!

ManiakMotor – Sebenarnya cideranya Marc Marquez makin parah lantaran tergesa-gesa ikut Jerez 2 tahun lalu. Di situ ada sedikit dasar dilakukan Marquez sendiri. Belakangan, dokter dan beberapa sosok disalahkan akibat memaksakan di Jerez 2 tersebut. Saat itu harusnya Marc menolak, karena dia yang lebih tahu soal cidera pada dirinya.

Itu yang bicara Francesco Guidotti si manajer Pramac Ducati. Sebenarnya dia hanya menganalisa soal MotoGP tanpa Marc yang ternyata lebih hidup alias berganti-ganti yang juara. Padahal 2020 serialnya diperpendek. Di saat bicara begitu, dia menyerempet cidera si Marc sampai 2021 ini sulit diprediksi kesembuhannya.

“Saya tidak menyalahkan siapa pun pada cidera Marquez berlanjut parah. Harusnya dia menolak ikut Jerez 2. Sayangnya ini menyangkut Marquez, didukung dokter memberi tahu bahwa dia bisa mencoba. Kita semua dan kenal karakter sosok Márquez. Bahkan Tuhan tidak akan  menghentikannya. Percaya, saat itu seluruh skuad Honda tidak memiliki power lagi untuk melarangnya. Kenyataaanya itu kesalahan dasar,” terang Guidotti.

Intinya Guidotti menyangkan kok bisa-bisanya baru empat hari pasca bedah patah tulang lengan kanan sudah coba ikutan. Harusnya katanya, si Marc patuh pada pemyembuhan alias istirahat di tempat sambil menunggu pulih.

“Bahkan jika Marquez berhasil menyelesaikan balapan di Jerez 2 tersebut, saya yakin tidak akan maksimal. Saya bisa membayangkan berapa banyak dosis obat penghilang rasa sakit pada tubuh Marquez. Di level MotoGP tak terpikirkan untuk juara dengan kandungan obat pereda nyeri. Karena hal itu belum ada bukti di atlet profesional di mana pun,” tambah Guidotti yang kembali mengalihkan pembicaraan soal MotoGP tanpa Marc.

Katanya tanpa Marc memang variasi juara semakin ramai. Itu bukan opini, tapi data saat MotoGP 2020 ada 9 juara dalam 14 seri, “Jika Anda menghapus Márquez yang konstan, variasi di podium lebih terlihat. Ada sosok yang menang dengan alami menjadi lebih banyak. Berita    utama pada media lebih ramai,” tutup si manajer yang tahun ini kedatangan Jorge Martin dan Johann Zarco.

Benar juga ya. Miolo

BACA JUGA

MotoGP 2021: Pecco Bagnaia Lebih Hebat Dari Quartararo, Jelas Itu..!

MotoGP 2021: Mengezutkan Davide Brivio Mundur Dari Suzuki, Jadi Manajer F1..!

MotoGP 2021: Kata Rossi Pembalap Yamaha Hebat Semua, Masalahnya Pada M1..!

MotoGP 2021: Teknologi Suzuki GSX-RR Diakui Sederhana Tapi Fokus..?


Warning: A non-numeric value encountered in /home/customer/www/maniakmotor.com/public_html/wp-content/themes/Newspaper/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353