nhk

MotoGP 2103: Media Kompori Marquez-Lorenzo, Kejahatan Lama Diungkit

ManiakMotor – Koran, tabloid, portal-portal berita Spanyol masih larut dengan clash Marc Marquez (Repsol Honda Team) versus Jorge Lorenzo (Yamaha Factory Racing) di R13 Jerez. Pro dan kontra berseliweran dengan judul-judul sensasional. Intinya memanasi suasana supaya kian keruh di seri-seri berikutanya. Ya, tinggal tunggu saling hajar saja. Kan kompor…

Nadanya beragam. Ada yang membenarkan aksi Marquez, ada pula yang bilang itu terjadi karena bodohnya Lorenzo di tikungan bernama dirinya sendiri. Marca, koran olahraga terbesar negeri itu menulis dengan judul A Rivalry is Born yang akan mengakhiri hubungan baik kedua pembalap selama ini.

Sementara koran AS  menyinggung kemungkinan terjadinya perang abadi sesama rider Spanyol seperti Sito Pons dengan Juan Garriga pada 1980-an. Garriga terkenal sebagai pembalap super agresif sebagaimana halnya Marquez dan berulangkali terlibat insiden dengan Pons. Belakangan, Garriga masuk penjara akibat penggunaan narkoba dan kepemilikan senjata api.

Banyak media lain yang ungkit peristiwa lama. Bukan cuma kejahatan Garriga yang terungkap. ‘Kejahatan’ Marquez dan Lorenzo di masa lalu pun disibak-sibak. Berbagai prilaku buruk Marquez di ajang balap GP125 dan Moto2 diumbar sebagai gambaran betapa jahatnya gaya balap Marquez yang cenderung kasar dan menghalalkan semua cara untuk melewati lawan. Bukti terbaru adalah penalti yang diterima Marquez yang harus start dari belakang pada GP Australia dan Valencia 2012. Keduanya akibat ulahnya yang merugikan pembalap lain.

Tak kalah aksi, media pendukung Marquez pun bermanuver. Portal berita Sport.es, misalnya, langsung menurunkan rekaman video lama yang secara terang-benderang memaparkan jahatnya Lorenzo. Kala itu Lorenzo yang masih berusia 11 tahun bertarung dengan bocah-bocah seusianya dalam gelaran khusus Aprilia Championship. Kejadiannya pun di Sirkuit Jerez, di R13, pada kasus yang sama.

Dari sisi dalam Lorenzo menghajar motor pembalap di depannya sampai terpental ke gravel sedangkan Si Lorenzo melaju enteng ke garis finish. Lawannya yang jatuh tadi gagal menghidupkan mesin dan berjuang mendorong motornya ke garis finish. Saat wawancara di podium, Lorenzo wantap bilang, “Saya minta maaf kepadanya, tapi ini adalah balapan.”

Ironisnya, itu tak berlaku saat Marquez berusaha minta maaf kepadanya. Padahal, semua yang ngerti balapan bilang itu biasa dalam sirkuit. Termasuk Valentino Rossi, rekan setim Lorenzo di Yamaha.

Rekaman video yang tadinya bukan apa-apa itu kini terkenal setelah diunduh di youtube. Lucu deh Lorenzo, masih culun pula! Kalau sampeyan penasaran, ini link-nya http://www.youtube.com/watch?v=2dHmOJGu3_0. Andro

Berita Terkait

MotoGP 2013: Marquez Balik ke Nomor 2

MotoGP 2013: Rossi Tolak Sasis Baru, Ngotot Minta Ganti Girboks

MotoGP Spanyol 2013; Lorenzo Salah Kira, Marquez Ternyata Sanggup Belok Sempit

MotoGP 2013 Jerez (Tes): Ducati Versi Baru Membaik, Dovi – Hayden Bergairah

MotoGP 2013 Jerez (Tes): Honda Fokus Suspensi, Yamaha Utak-Atik Sasis, Hanya Rossi Yang Beda

 

BAGIKAN