nhk

MotoGP Aragon 2017: Mesin Inline Dan V4, Sama-Sama Kuat Kayaknya

Inline vs V4 MotoGP

 

ManiakMotor – Kelebihan dan kekurangan masing-masing tipe mesin MotoGP dibeberkan dalam video yang dimuat MotoGP.Com. Tentu antara mesin V4 dan in-line atau segaris 4 silinder. Dalam video itu hanya mengupas dasar-dasarnya. Tidak dijelaskan saat di tangan para ahli dengan SDM mahal yang sudah tidak peduli in-line atau V. 

Perhatikan yang juara merek dia-dia doang. Kalau bukan in-line dari Yamaha, ya V4 dari Honda, hehe. Dipanjangkan lagi ceritanya masih tergantung jokinya. Terbukti kan… di era Valentino Rossi masih jaya, entah di Yamaha atau di Honda, dia dua-duanya bisa juara. Makanya judulnya disebut, dua konstruksi mesin berbeda itu ‘Sama-sama Kuat Kayaknya’. 

Ayo ditelusuri penjelasan video yang bisa diklik di sini. Kalau dari pilihan pabrikan yang menggunakan V4 lebih banyak. Artinya dia lebih menggoda digunakan. Tapi itu tadi, kembali pada SDM yang membangun itu motor. Termasuk keuangannya. Makanya yang juara dia lagi dan lagi dia yang banyak duitnya.  

Di antara yang menggunakan V4 adalah Honda, Ducati, Aprilia dan KTM. Sedang in-line hanya Yamaha dan Suzuki. Untuk sementara sampai ronde 13 MotoGP 2017 berlalu,  V4 yang unggul. Tapi kan wakil in-line di pundak Maverick Vinales dengan M1 sedang mengejar V4 Ducati dan RC213V. 

Katanya di situ, in-line punya kendala pada penempatan mesin (centre of gravity) terutama pada lebarnya. Posisi mesin yang melebar harus memperhitungkan ergonomik kaki pembalap. Hanya saja, kotak udara dan leher knalpot lebih mudah diatur.  

Sedang V4 sangat komplek penempatan kotak udara dan knalpotnya. Ruwet maksudnya. Tentu punya kelebihan pada bodi bawah yang ramping. Pengendara lebih dinamis dengan bentuk lebih langsing. Penempatan suku cadang motor juga leluasa memanjang.    

Nah untuk aerodinamik dan stabilitas menikung, videonya sudah tamat. Ya mungkin disuruh bayar dulu. Miolo  

BAGIKAN