nhk

MotoGP Aragon 2017: Vinales Desak Tim, Perbaiki Paket Atau Gelar Hilang

Vinales, pasca Aragon, MotoGP

ManiakMotor – Maverick Vinales butuh perjuangan keras bisa menyandang gelar juara dunia pertamanya di motogp tahun ini. Tadinya hanya tertinggal 16 angka sama Marquez dan Dovi, kini melar menjadi 28 angka masa pembalap Honda (224) setelah finish keempat di Aragon, Spanyol (24/9). Ia keluhkan soal motor dan menegaskan “tidak mungkin” juara dengan kondisi motor terkini.

Yang dipersoalkan pembalap 22 tahun ini bukan mengenai kecepatan M1, melainkan pegangan roda belakang. Ia mengaku sudah memberi 200 persen pada motor, tapi tidak bisa menangkap lawan di lap-lap awal. Saat balapan, ia mengandalkan ban keras belakang dan medium depan.

Kombinasi medium/keras ini belum pernah dipraktikkan saat latihan bebas kering (FP3 dan FP4). Ia lebih banyak mengandalkan medium (belakang) dan sekali lunak untuk belakang. Dirinya pakai keras, kebetulan rekan setim Rossi dan Marquez juga menggunakannya. Ia memilih itu bisa dibilang berjudi.

Masuk lap ke-2 ia tampak ingin menerkam Lorenzo di tikungan dari sisi luar. Akibatnya, keluar tikungan terlalu melebar dan posisinya pun melorot kelima. Harusnya ia sadar dengan ban keras daya cengkeram belum maksimal di awal-awal lap. Seperti diperlihatkan Marquez dan Rossi yang sabar tidak melakukan manuver.

Kejadian Vinales melebar itu tak cuma sekali. Diulangnya lagi di tikungan yang sama, masih di bawah lap lima. Akibatnya, Pedrosa dengan gampang melewatinya. Baru setelah di atas lap 10, ia bisa meningkatkan kecepatan, meski mengeluh kurangnya daya cengkeram.

“Jika kita bisa menemukan traksi dan itu diperoleh sekarang, saya bisa bertarung. Tapi kalau tidak, itu tidak mungkin,” tegasnya. Ia meminta kepada tim agar bisa memperbaiki paketnya. Rezki

BACA JUGA

http://maniakmotor.com/hasil-motogp-aragon-2017-22-24-september-moto2-moto3/

http://maniakmotor.com/klasemen-motogp-2017-moto2-moto3-2017/

BAGIKAN