nhk

MotoGP Aragon 2018: Rossi Tidak Sependapat Mesin V4 Dengan Vinales..!

ManiakMotor – Kelam dalam sejarah Yamaha 22 seri MotoGP tanpa kemenangan. Panik dan merembet pada konfigurasi mesin in-line harus diganti V4 seperti Honda dan Ducati. Yang mencetuskan mesin V4 si Maverick Vinales. Namun, Valentino Rossi nggak sependapat. Pembalap senior ini tetap fokus pada elektronik.

Buat Rossi, untuk mengubah mesin dalam tahun berjalan sangat tak mungkin. Terganjal aturan pada mesin yang telah dibekukan, juga persoalannya bukan hanya di situ, “Bisa Vinales benar, bisa juga saya salah. Bagi saya, mesin bagian dari masalah. Tapi mesin bukan satu-satunya,” sebut Rossi yang dilansir dari website berbahasa Italia.

Rossi masih yakin dengan feelingnya, persoalan muncul sejak elektronik menggunakan produk tunggal. Elektronik ini kurang konek dengan mesin untuk memberi akselerasi yang tepat. Makin parah kinerjanya ketika bertemu aspal yang kurang grip. “Makanya saya yakin, kunci perbaikan tetap padunya elektronik dengan mesin,” tambah Rossi.

Sebelumnya ada kemajuan elektronik yang menurut Rossi mereka kerjakan pada test privat di Misano dan Aragon. Buyar lagi setelah lomba di Misano lalu yang membuat Rossi dan Vinales berantakan mainnya. Maka dari situ muncul lagi gagasan mesin V4 yang sedang ditulis ini.

Kini masuk Aragon yang sesi FP1 dan FP2 pada Jumat 21 September 2018, Rossi hanya bicara datar. Kurang yakin, lantaran di atas kertas Aragon bukan sirkuitnya Yamaha, “Aragon cukup sulit dari teknis motor kami. Di saat sama kami datang bukan pada waktu yang tepat. Tetapi tetap kerja keras untuk membangun set-up sesuai kemauan sirkuit,” cocor Rossi yang sepertinya pasrah?

Portal ini pernah bikin analisa di sini, bahwa persoalan juga kurangnya masukan. Jika Honda dan Ducati gencar memberi motor yang setara pabrikan pada tim satelit, Yamaha sama sekali tidak. Juga para tester yang aktif seperti Michele Pirro di Ducati tanpa dimiliki Yamaha.

Maksudnya jangan-jangan kemampuan Yamaha nggak menurun, tapi lawan yang maju pesat. Semoga memanggil Jonas Folger sebagai tester Eropa yang bisa saja menyelamatkan kusut ini. Miolo

BAGIKAN