nhk

MotoGP Assen 2016 Jelang FP3/FP4/Q2: Waduh Rossi Tolak Pakai Sasis Baru, Padahal Cepat

ManiakMotor – Valentino Rossi membuat keputusan yang sudah seharusnya. Setelah usai mengikuti dua sesi latihan bebas, malamnya The Doctor mengumpulkan timnya. Ia memutuskan untuk tidak memakai sasis baru, mulai free practice 3 (FP3) sampai balapan. Weleh…weleh, ngambek nih.

FP2, VR mengukir waktu 1.33,595 dan menduduki peringkat kedua di bawah pembalap Ducati Andrea Iannone sebagai yang tercepat. “Ketika tes di Barcelona kami mencoba sasis yang berbeda, aku tidak yakin tentang adanya perbaikan saat dipaakai di Assen,” sebut juara dunia 9 kali (7 di MotoGP dan masing-masing sekali di GP250 dan GP125). Pertimbangannya, lanjut Rossi, membandingkan catatan waktu. “Pada akhirnya, saya lebih memilih sasis standar lantaran feeling dengan bagian depan,” tegasnya, setegas-tegasnya.

Disebut seharusnya tadi, lantaran di FP1, Rossi keteteran. Di FP2 juga bisa kedua baru terjadi di detik-detik akhir. Maksudnya, dia sangat kesulitan untuk konsisten lap demi lap dalam latihan bebas hari pertama tersebut atau Jumat 24 Juni di Belanda. Ternyata manuver pada kecepatan tinggi dengan sasis baru itu, wilayah depan tidak sejiwa dengan cara bawanya.   

Kendati tidak suka dengan sasis baru, ada hasil positif yang diberikan Vale kepada tim. Terutama soal ban, baik berkompon lunak maupun keras. Dua tipe ban tserbut tidak ada masalah. Itu soal ban, tapi soal melajukan motor di Assen agar konstan menjadi soal lain lagi. Karena itu, lebih aman pakai sasis lama lah.

Ketika ditanya wartawan perbedaan kerangka baru dan yang lama, Rossi tidak banyak bicara. Katanya, dia bekerja untuk meningkatkan kinerja bagian depan motor bersama Michelin. Diakuinya, catatan waktu menjadi lebih baik di FP2, tapi stabilitas tidak lebih baik. Juga itu tadi, nggak konsisten. Padahal, konsisten yang dibutuhkan di balap yang banyak lap. Catatan terbaik Rossi hanya terjadi sekali saja yang membuatnya kedua yang hanya kalah 0.004 detik dari Iannone. 

Rossi bercerita saat FP1 ia menemukan banyak masalah, sehingga wajar posisinya melorot di urutan ke-7. “Setelah ada sedikit modifikasi, termasuk keseimbangan motor, hasilnya pada sesi siang ada perbaikan. Tapi itu belum cukup,” tambah Rossi. “Di Assen ini, cepat saja tidak cukup. Juga dibutuhkan kestabilan dan keseimbangan, terutama di lintasan cepat,” pungkas Rossi. Rezki 

BACA JUGA 

MotoGP Assen 2016: Stoner Ingatkan Lorenzo, Pakai Ducati 2017 Tidak Semudah Bayangan 

MotoGP Assen 2016 FP2: Iannone Tercepat, Rossi Ke-2 Dan Ketiga Marquez 

MotoGP Assen 2016 FP1: Iannone Tercepat, Chicane Terakhir Direhab, Unggulan Di Luar 5 Besar 

MotoGP Assen 2016 Jelang FP1/FP2: Marquez Ingin Hindari Clash di Tikungan Terakhir 

Hasil MotoGP Assen, Belanda, Moto2, Moto3 Semua Sesi 24 – 26 Juni 2016

 

BAGIKAN