nhk

MotoGP Assen 2016 Jelang: Power M1 Lorenzo-Rossi Seimbang, Eh RC213V Marquez Pimpin Klasemen

ManiakMotor – Bisa saja sama kecepatan dua M1 pabrikan. Sama tapi beda kemasan sesuai tuntan gaya balap jokinya. Sampai seri 7 kemarin, di klasemen malah kalah dari RC213V Marc Marquez. Alasannya? Ya baca terus.

Lorenzo sendiri yang sering menganalis dua lawannya. Contoh tahun lalu dia bilang, silakan Rossi kencang, tapi itu hanya di area sirkuit pendek-pendek. Maksudnya sirkuit bertipikal lambat yang utuhkan kelincahan. “Tapi di sirkuit cepat masih milik saya,” kata Lorenzo yang belum menganalisa kelebihan Rossi dan motornya untuk tahun ini.

Ayo diperiksa bersama untuk tahun ini. Kalau sirkuit ‘sedang’ macam Jerez memang masih terbukti omongan Lorenzo pada M1 Rossi dan se-Rossi-Rossinya. Di sana lebih laju cabut-cabut motor Rossi. Di Mugello sebenarnya pembuktian omongan Lorenzo untuk tahun lalu dia lebih cepat di sirkuit cepat. Sayang, M1 Rossi malah ngebul. Tapi kalau dilihat sebelum meledak, M1 Rossi punya punch lebih meyakinkan dari M1 Lorenzo.

Di Catalunya sebenarnya sirkuit cepat, sebelum sektor 4 diubah jadi jalur F1. Jadinya Catalunya itu jadi kombinasi cepat dan lambat pasca kecelakaan Luis Salom. Para maniak MotoGP tahu apa yang diprotes Lorenzo pada perubahan tersebut. Motornya tak secepat di FP1 dan 2 selagi lay-outnya memakai 13 tikungan. Sementara Rossi memang bersuara tapi tak sekeras Lorenzo. Mungkin Rossi tahu, di sisi lain bisa mengatasi Lorenzo di sirkuit tersebut, di sisi lainnya motor Marquez akan mendekat. Seperti diketahui, Rossi yang menang di Catalunya lantaran masih menguasai 3 sektor lain dari Marquez. Lorenzo sendiri ‘putus asa’ menghadapi sektor 4 membuatnya melambat dan akhirnya berhadapan dengan Andrea Iannone.

Jujur saja, Marquez bisa mendekat dan bahkan sudah memimpin klasemen berkat permainannya. Juga dibanding Rossi dan Lorenzo, Marquez baru sekali sial di Le Mans. Kan Rossi dan Lorenzo masing-masing dua kali tak dapat point. Soal motor seperti kata Marquez dan para bos HRC memang punya kelemahan pada akselerasi. Sayang, sulit dibenahi dari mesinnya sendiri lantaran sudah disegel. Juga sudah dianalisa Lorenzo. Kata Lorenzo  sebelum menggunakan aturan 2016, RC213V lebih cepat 5 -6 km/jam. “Tapi sekarang mereka kehilangan kecepatan tersebut,” kata Lorenzo.

 

Kesimpulannya M1 Rossi dan Lorenzo saat ini seimbang di semua model sirkuit, walau belum terdeteksi betul di sirkuit cepat milik Rossi. Nah seri selanjutnya di Assen, Belanda, juga masih kategori sirkuit cepat. Sedang RC213V Marquez, sampeyan saja menganalis. Yang jelas untuk sampai memimpin klasemen, Marquez membalap sudah sangat mati-matian. Ito

BACA JUGA

MotoGP 2016 Jelang Assen: Lorenzo Ingin ‘Kartu Merah’ Diberlakukan

MotoGP 2016 Jelang Assen: Rossi Sebut 10 Tikungan Maut, Tak Bisa Aman 100%

MotoGP Assen 2016 Jelang: Rossi-Lorenzo Dramanya Dua Kali Sial, Marquez Baru Sekali

MotoGP 2016 Jelang Assen: Balapan Baru Bergulir 7 Seri, Line Up Sementara Joki 2017 Sudah Beredar, Suzuki Tanda Tanya

MotoGP 2016 Jelang Assen: Tato Apa Ya Sebaiknya Untuk Marquez?     

BAGIKAN