nhk

MotoGP Austria 2016 : Ini Penyebab Rossi Buat Kesalahan, Tapi Puas Finish Di depan Marquez

ManiakMotor – Dua motor Yamaha M1 yang dibesut Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi menunjukkan performa yang bagus selama menempuh 28 lap di trek Red Bull Ring, Austria, kemarin (14/8). Bahkan di hadapan sekitar 95.000 penonton, di putaran-putaran awal, baik Rossi maupun Lorenzo sempat menggangu dan memisahkan duo Ducati di barisan depan.

Rossi mengawali gebrakan dengan baik. Lepas start di tikungan pertama, ia dari posisi keempat berhasil memanfaatkan kemelut ringan antara Lorenzo dan Marquez, untuk berada di posisi kedua di belakang Iannone dan di depan Dovizioso. Sayang, lap 2 ia melakukan kesalahan terlambat mengerem, sehingg saat ke luar tikungan terlalu melebar. Situasi dinikmati oleh Dovi dan Lorenzo mendahuluinya.

Cukup sekali! Tidak, hal serupa kembali dilakukan VR. Kali ini bukan telat rem, tapi ia coba menikung dari sisi dalam, akibatnya motor melebar dan Marquez dapat melewatinya. Karena kondisi fisik Marquez tidak mendukung –habis jatuh — maka Rossi dapat menyalip MM kembali dan berada di belakang Lorenzo sampai finish.

“Untuk sampai tiga detik dari Ducati hasil yang bagus. Kami bekerja cukup baik dan kompetitif. Justru yang tidak fantastis motor kami. Finish keempat sangat tidak suka karena target ku naik podium,” keluh Rossi. Ia mengaku dapat kesulitan dengan pengereman dan juga saat ke luar tikungan.

Selama balapan diakui, situasinya tidak 100% di bawah kontrolnya. Dirinya harus mengambil risiko terlalu banyak. Setiap kali mencoba untuk lebih dekat,”Saya membuat beberapa kesalahan. Ya, akhirnya finish keempat,” sergahnya.

Menurut Rossi, beberapa kali ia coba menekan Ducati, tapi tidak bisa berhenti saat ngerem  dan risiko terlalu banyak. “Sepertinya saya punya masalah dengan suhu rem. Jadi kinerja rem tidak 100%,” tuturnya. Tapi, masalah paling besar adalah daya cengkeram roda depan.

Soal kompon medium yang dipakai pada roda depan, menurut Rossi cukup bermasalah di lap-lap awal untuk pengereman. Paling benar, ya kompon lembut. Tapi, nasi sudah menjadi bubur ddan Rossi merasa terhibur karena finish di depan Marquez. “Kalau bisa seterusnya seperti ini,” sebutnya sambil tertawa. Maksudnya, Marquez di belakang mereka dan bukan Ducati yang di depan. Rezki 

BACA JUGA

MotoGP Austria 2016: Kado Istimewa dan Hadiah Perpisahan dari Iannone, Ini Taktik Kemenangannya

MotoGP Austria 2016 Race : Ducati Dahsyat, Finish 1-2, Rossi Buat Kesalahan Jadi Ke-4

Klasemen MotoGP 2016, Moto2 2016, Moto3 2016

MotoGP Austria 2016 Jelang Race : Iannone Tak Sabar Akhiri Paceklik Kemenangan Ducati

 

BAGIKAN