nhk

MotoGP Austria 2016 Jelang Race :Rossi Lawan Ducati, Mengulang Epik 2008 Di Laguna Seca

ManiakMotor – Usai kualifikasi motogp, kemarin (13/8), kontan malamnya seluruh tim pabrikan Ducati tidak bisa tidur nyenyak. Di luar dugaan, formasi 1-2 yang terus direngkuh dua pembalap Ducati sejak FP1 sampai FP4 dapat dirombak oleh Valentino Rossi. Memang, pole position direbut Andrea Iannone dengan waktu 1:23.147. Sementara Rossi membayang tipis yang hanya terpaut 0.147 detik. Mampukah The Doctor memenangkan lomba?

Rossi memainkan perannya di trek Red Bull Racing, Spielberg, Austria, dua hari (12-13/8). Dirinya sengaja tidak tampil maksimal, tapi terus menunjukkan progres dalam catatan waktu, sambil mengintip kekuatan lawan, terutama Ducati. Tidak menyebut Honda, karena skuad sayap mengepak tidak ikut dalam tes privat.

Keperkasaan mesin Desmosedici yang dipertontonkan Dovizioso dan Iannone dalam dua hari, pupus dalam waktu belasan menit di sesi kualifikasi. Secara mengejutkan VR dapat memisahkan gandengan erat duo Italia itu di tempat teratas.

Ada bukti kuat kalau Rossi mengintip skuad Ducati dan tahu seberapa kuat ssesungguhnya motor-motor Ducati itu tersirat melalui komentar-komentarnya. Ketika semua media menyebut Ducati bakal meraih kemenangan pertama atau Ducati sangat kuat di Austria, dengan enteng VR bilang, “Terlalu dini menyerah sama Ducati.” Kemudian, ada lagi, “Di balapan, bagaimana kita bisa menempatkan diri ke depan dekat Ducati.”

Nah, dua sinyal itu terbukti malah sebelum lomba. Ia berada di antara Ducati. Kondisi ini mengingatkan penggemar motogp akan epik 2008 di Laguna Seca, ketika dirinya bertempur melawan Ducati yang dibesut Casey Stoner. Mantan juara dunia asal Asutralia ini pasti memberi masukan pada kedua Italian.

Kalo pun ia gagal membendung keperkasaan Ducati saat balapan, ada keuntungan lain dipetiknya. Keuntungan itu dari cederanya bahu Marc Marquez yang berlomba tanpa didukung kebugaran fisik. Rossi harus cepat berlari ke depan karena banyak passukan Ducati yang bakal merepotkan.

Berbicara soal Yamaha M1, Rossi mengaku terus ada perkembangan dari latihan satu ke latihan berikut. “Kami bisa meningkatkan keseimbangan dalam sesi kualifikasi, saya bisa meningkatkan kecepatan, baik dal;am pengereman dan masuk tikungan dengan cepat,” sebut Rossi. Pilihan ban, lanjutnya, sangat penting, terutama yang belakang sangat terbuka.

Meski sudah berada di depan, Rossi mengaku tidak akan lengah. Karena di belakangnya, ada Lorenzo, Marquez (5) dan Vinales yang semunya motor-motor cepat juga. Jadi, hari ini, enam palap terkuat musim ini berada di dua baris pertama. “Di sini, akselerasi sangat penting dan tidak boleh lambat di tikungan. Apalagi rata-rata kecepatan di trek ini sangat cepat,” ujarnya.

Kunci kemenangan Rossi di balapan seri-10 ini, bisakah dirinya tetap dekat dengan Ducati ketika berada di trek lurus. Sehingga, ia punya kesempatan untuk menekan sekaligus mengganggu konsentrasi pembalap Ducati di tikungan. Kita tahu, konsentrasi Iannone buyar bila dirinya merasa diserang, pun begitu dengan Dovi. Kita tunggu balapannya. Rezki 

 

BACA JUGA

MotoGP Austria 2016 Jelang Race: Marquez Hanya Salah Pengereman, Terkilir Sikit

MotoGP Austria 2016 Jelang Race: Rossi Sudah Menemukan Kuncian Top Speed. Melawan

Musuh

MotoGP Austria 2016 Q2 : Iannone Pole Position, Rossi Kedua, Seru!

MotoGP Austria 2016 FP3 : Marc Marquez Kecelakaan Dibawa Helikopter ke RS Leoben

BAGIKAN