nhk

MotoGP Austria 2016 Jelang: Rossi Kudu Perbaiki Motor Keduanya, Bikin Gagal Mulu

 

 

ManiakMotor – Bila race MotoGP menjalani dua babak, Valentino Rossi kerepotan. Ada yang flag to flag  memang harus ganti motor kedua, ada juga yang restart. Itu di luar sialnya Rossi di Amerika yang jatuh dan Mugello yang motornya berasap.

Disebut babak kedua bila balapan berlangsung kudu masuk pit dan ganti motor, termasuk dihentikan dan start ulang. Restart ini seperti berlangsung di sirkuit Assen, Belanda yang membuat Rossi harus membangunkan motornya dari gravel. Rossi sendiri telah mengakui itu kesalahannya. “Saya lebih cepat dari lap sebelumnya di lokasi jatuh. Padahal kondisi basah dengan titik pengeraman di tempat sama,” sebut Rossi mengakui kesalahannya.

Berarti di babak kedua Assen boleh disebut Rossi terlalu bernafsu. Boleh dimaklumi, babak kedua di negara VOC itu, tipe ban basah yang digunakannya pas. Grip lebih baik dari babak pertama. Itu membuat Rossi ‘kelepasan’ ingin kabur tancap sekencangnya.

Selanjutnya, untuk paruh musim 2016 dimulai dari GP Austria pada 14 Agustus nanti, tentu Rossi tak perlu diajari memperbaiki penampilannya 9 ronde sisa. Jangan diajari bertindak buru-buru. Ya, siapa juga yang mau mengajari The Doctor bro. Lha wong, dia pengajar balap motor di VR46 Riders Academy.  

Di Argentina atau ronde kedua MotoGP tahun ini tadinya bertarung ketat dengan Marquez, usai masuk pit ganti motor, penampilannya berubah total. Bahkan sempat disodok Maverick Vinales (Suzuki) dan Andrea Iannone (Ducati). Untung saja, Vinales dan Iannone terhenti dan Rossi masih bisa kedua.

Tapi dilihat di Argentina itu, motor kedua Rossi memang nggak siap. Kalah kencang dari motor pertama. Rossi tak bisa membawa motor kedua sama cantiknya dengan kuda besi utama. Itu kenyataan loh. “Saya memang buruk saat pakai motor kedua,” kata Rossi seperti dilansir MotoGP.Com dalam review paruh musim.    

Jelas dong bos, dengan kondisi iklim masa kini sulit diprediksi musim kemarau dan hujan, Rossi dan Movistar Yamaha wajib bebenah. Harus bikin motor kedua sama dengan motor utama. Kajadian yang hampir sama terjadi di Sachsenring yang diakui Rossi sulit mempertahankan posisi di babak kedua, selain ban juga dipengaruhi performa M1 kedua. Ito  

BACA JUGA

MotoGP Austria 2016 Jelang: The Waterfall, Chamber Tikungannya Negatif..!

MotoGP Austria 2016 Jelang : Duet Iannone – Rins Bisa Bikin Suzuki Lebih Hebat

MotoGP Austria 2016 : KTM Tetap Tampil di Austria, Tapi Hanya……Maaf!

MotoGP Austria 2016 Jelang : Seru…! 4 Rookie Bakal Mengganggu Persaingan Rossi – Marquez

MotoGP Austria 2016 Jelang: Mungkinkah Ini Pemicu Lorenzo Ambruk di Assen

 

 

BAGIKAN