nhk

MotoGP Austria 2016 Jelang: Terlalu Cepat Unggulkan Ducati, Pecah Telur

ManiakMotor – Mengacu pada hasil tes lalu layak memprediksi Ducati akan ‘pecah telor’. Telur ini nggak pecah-pecah sejak ditinggal Casey Stoner pada musim 2010, walau hanya untuk juara seri. GP Austria telurnya sudah ada di garis finish Red Bull Ring untuk dilindas Ducati, agar pecah. Syaratnya pertama kali menyentuh finish.

Luigi Dall’Igna yang menukangi Desmosedici dalam dua tahun ini,  sangat gregetan. Dia berambisi meraih sekali kemenangan pada musim 2016. Mungkin saja itu akan terjadi di Austria karena Dall’Igna sudah beli telur, eh salah. Maksudnya dia sudah paham sejak awal kalau tipikal sirkuit Red Bull Ring memang pas untuk Ducati. “Di atas kertas saat tes memang begitu. Tapi itu kan tes,” kata Gigi.  

Sirkuit di Austia ini nama aslinya Spielberg. Jadi Red Bull Ring, lantaran event MotoGP ronde 10 ini disponsori minuman energi. Di sana, Ducati  punya nilai plus di sektor top speed, walau dalam keadaan menikung. Di sirkuit di negara KTM itu, memang ada dua kali pengereman deras, tapi dianggap masih mengalir. Tahu sendiri, Ducati sering keteteran pada tikungan diawali pengereman keras lantas menikung tajam.

Diprediksi ‘mudah’ di Red Bull Ring, joki-joki utama Ducati pun angkat bicara. Andrea Dovisiozo bilang memang dari hasil tes mereka punya peluang, tapi terlalu cepat untuk berharap Ducati pecahin telur. “Kami memang dominan dalam tes, tapi itu sangat berbeda dengan balapan sesungguhnya. Saya berpengalaman dan tahu persis bahwa butuh paket komplit untuk memenangi balapan. Belum lagi kondisi cuaca dan ban yang dipakai balapan, masih tanda tanya. Dibandingkan trek lain, Ducati memang mantap di sini,” ujar Dovi.

Hal senada diapungkan Andrea Iannone, pembalap Ducati paling agresif dan tercepat saat tes. “Saya sangat cepat di sini, begitu juga Dovi dan Casey (Stoner, tester Ducati). Tapi, saya sungguh tak tahu apakah kami  bisa menang atau tidak. Apalagi Yamaha, Honda dan Suzuki tentunya berbenah dengan data-data terbaru,” ujar Iannone yang sangat berharap motornya akan dapat ban yang sesuai untuk bertempur 28 laps pada raceday nanti. 

Dovi dan Iannone memang bicara logis-logis saja. Tapi, bukan mustahil pula kalau Ducati sudah tiba saatnya pecah telur.  Padahal, dalam kenyataan harian, telur itu paling mudah pecah. Coba aja sampeyan belanja telur. Andro

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2016, Moto2 2016, Moto3 2016

MotoGP Austria 2016 Jelang: Lorenzo Masih Serius Lho di Yamaha, Katanya Berjuang Kejar Marquez

MotoGP Austria 2016 Jelang: Mbah Rossi Ingatkan Pembalap Di Dua Tikungan Ini

MotoGP Austria 2016 Jelang: Pedrosa, Hanya Dua Sudut Yang Pelan, Selebihnya Tancap

MotoGP Austria 2016 Jelang : Keluhan Rossi Soal Ban Belakang Direspon Michelin

BAGIKAN