nhk

MotoGP: Bisa Tahan Enggak Ngedip 9 Menit? Selamat, Anda Seperti Pembalap MotoGP, Manusia Super!

Maniakmotor – Saat lihat si doi aja kita masih ngedip, karena wajar saja, mau secantik apapun itu, mata orang normal bisa kering. Tapi di MotoGP, urusan ngedip dan enggak ngedip sangat berpengaruh. Bahkan waktu mengedip, seorang pembalap bisa saja membuang waktu dan momen yang berharga.

Hitungannya begini, sebut saja seorang pembalap MotoGP bisa menempuh kecepatan 364km/jam, (top speed  tertinggi MotoGP) yang dicetak Johann Zarco. Pada kecepatan itu, pembalap MotoGP artinya melaju dengan kecepatan 100 meter per detik. Sementara waktu mengedip adalah 0,15 detik, artinya kalau pembalap mengedip, 15 meter bisa lewat dalam sekejap.

Beruntungnya, ada penelitian dari laboratorium SIFI yang merupakan mitra tim LCR. Dimana waktu mengedip pembalap MotoGP jauh berbeda dengan manusia normal. Kita orang, admin, bro dan sister mengedip sebanyak 8 kali dalam jangka waktu 1 menit. Itu kita harus lakukan demi mengembalikan lapisan air mata alami.

Nakagami, salah satu mata pembalap yang diteliti SIFI

Sementara, rata – rata pembalap MotoGP mengedip jauh dari itu. Mereka selalu mengedip dengan jarak waktu lebih dari 3 menit. Bahkan mereka juga bisa menahan kedipan lebih dari 9 menit! Terutama ketika seorang pembalap lagi benar – benar terpacu adrenalin dan memberikan semuanya diatas motor, dalam 1 detik anda bisa jadi sudah sampai tikungan selanjutnya dan bersiap untuk menikung.

Tidak hanya pengujian waktu kedip para pembalap, namun FISI juga menguji waktu reaksi mata yang dimiliki para pembalap. Dimana setelah balapan, para pembalap MotoGP memiliki waktu reaksi yang lebih cepat daripada saat keadaan tubuh normal.

Tapi tenang, bukan berarti mata para pembalap MotoGP selalu kering setelah berlomba. Yang menarik dan hebat, tidak ditemukan iritasi. Kalau di mata kering osolaritas biasanya meningkat, tapai para pembalap motogp justru menurun alias lebih basah.

 

Dengan begitu, latihan fisik menjadi semakin luas dari sebelumnya.

Cal Cructhlow Menjalani Pemeriksaan di FISI

“Kami menemukann perbedaan yang sangat menarik antara para pembalap MotoGP dan ‘manusia normal’. Dengan begini kami harap bisa menemukan metode latihan mata terbaru di masa depan. Tidak hanya itu, kami juga ingin membantu mereka para pasien yang menderita kelelahan mata, mata mengering, atau sakit dan penurunan penglihatan,” tutup Co-pemilik SIFI Carlos Chines.

Sapiderman? Eh, Spiderman? kwkwk MM

BACA JUGA

Sebagai Anak Asuh Kapolda Metro Jaya, Mario Diberikan Honda NSF 250! Akan Muncul Pada Street Race Ancol!