nhk

MotoGP Brno 2016 Jelang FP3 : Rossi Bilang, Marquez Tercepat Bukan Kekuatan Honda Sesungguhnya

 

ManiakMotor – Mungkin ada benarnya,Rossi minta motornya lebih kencang dari Austria. Sudah terpenuhi kah keinginannya? Menurut doi, kecepatan motornya sudah lebih kuat. Bahkan sampai akhir FP2 kemarin (19/8), selain dirinya, Jorge Lorenzo dan Andrea Iannone juga punya kecepatan terbaik. Dia menganggap konsisten. Lantas, kenapa masih kalah sama Marc Marquez?

Marquez yang tercepat pada FP2 dengan waktu terbaik 1:55.840 detik, menurut Rossi bukan kekuatan Honda RC213V sesungguhnya. Rossi yang kelima hanya kalah cepat 0.334 detik. Pembalap Honda itu melejit ke depan setelah ‘mengotak-atik permainan’ ban, meski dirinya hampir terlempar dari motornya.

Lonjakan waktu MM yang signifikan itu, “Jadi tanda tanya besar. Paginya ia tidak begitu cepat dan sore banyak gangguan dalam latihan,” ujar Rossi. Tapi, jelang akhir latihan, lanjut Rossi, Marc menemukan kombinasi ban depan dan belakang, sehingga dua lap terakhir sangat fantastis.

Penilaian Rosssi soal gebrakan MM cukup hebat dan tergolong berani memaksakan racing line. Ia mengambil perumpamaan, jika pertama ia sudah mencoba pakai siku dan kemudian dengan lutut, akhirnya ia melejit. “Saya sendiri belum tahu apakah bisa melakukan hal yang sama,” kata Rossi entah memuji atau membuka rahasia.

Seandainya ramuan itu ditemukan MM besok, mungkin saat balapan pastilah kencang. “Tapi, itu kan Jumat. Perjalanan ke balapan masih jauh. Penting juga buat kita menemukan pilihan yang tepat,” tambah VR. Pada dua latihan bebas hari ini, Rossi harus bisa menemukan  ban depan dan belakang yang tersedia.

Menurut pengalamannya di masa lalu, di Brno Michelin banyak kendala dibandingkan Bridgestone. “Kemarin sore, kami memiliki banyak pekerjaan untuk memastikan, pertama-tama pilihan ban yang sangat terbuka,” sebut Rossi. Ia mempunyai tiga opsi pilihan untuk ban depan dan dua belakang, tentu membutuhkan banyak putaran agar bisa menemukan kombinasi yang pas pada ritme gripnya.

Yang patut diacungi jempol buat Rossi, karena semangatnya. Di usia 37 tahun dan sudah berkarir di dunia balap 20 tahun ketika di Austria lalu, ia belum kehilangan motivasi. Targetnya gantung helm dan baju balap masih dua tahun lagi. Di sisa waktu dua tahun ia coba meningkatkan kinerja dan bisa lebih kuat. “Paling tidak bisa naik podium dan menjadi kompetitif seperti Lorenzo karena tidak pernah bisa dekat dengannya di Brno,” harap Rossi. Rezki 

BACA JUGA

Hasil MotoGP Brno, Ceko, Moto2, Moto3 Semua Sesi 19 – 21 Agustus 2016

MotoGP Brno 2016 FP2: Marquez Tercepat, Iannone Ke-2, Rossi Ke-5

MotoGP Brno 2016 FP1: Iannone Libas Lorenzo dan Rossi Di Injury Time, Tercepat

MotoGP Brno 2016 Jelang FP1: Lorenzo Berharap Ducati Tampil Konsisten. Ini Maunya

MotoGP Brno 2016 Jelang FP1: Rossi Bilang Di Brno Balap Dari Nol Lagi

BAGIKAN