nhk

MotoGP Brno 2018: Tidak Sederhana Bicara Elektronik M1, Terintegrasi Pada Onderdil

ManiakMotor – Direktur Yamaha Racing MotoGP, Lin Jarvis bicara banyak, bukan sebut banyak kaleee cakapnya. Saking banyaknya di Crash sampai dibikin panjang sekali untuk evaluasi paruh musim 2018. Jadi fokuskan saja pada M1 yang sampai 19 seri lalu belum pernah juara yang belakangan disuarakan Valentino Rossi, payah elektroniknya.

Rossi menuntut terus perbaikan elektronik sampai para ahli kepintaran buatan ini gerah berahadapan dengan The Doctor. Terutama ban yang sering spin ditenggarai dari elektronik. Sehingga Rossi tidak bisa menjalankan akselerasi kuat. “Maka pandangan kebanyakan orang elektronik hanya mengelola akselerasi. Bukan itu saja, elektronik di MotoGP terintegrasi pada semua aspek motor,” sebut Jarvis yang merasa kecewa belum pernah menang dari 19 seri berlalu.

Pokoknya dari omongan Jarvis, elektronik tidak sesederhana didengar oleh pembaca dan penonton. Maklum penonton lebih jago dari pemain, “Contoh nih, elektronik itu salah satunya terhubung pada desain chassis. Ini baru salah satunya, belum yang lain dan banyak. Makanya butuh waktu,” tambah Jarvis.

Jarvis juga tidak berkecil hati untuk 2018, bahwa M1 lemah-lemah amat, tidak! Fakta berbicara posisi kedua dan ketiga di klasemen diisi pembalap Yamaha pada paruh musim 2018. Posisi ini akan dijaga dan kalau perlu bisa menyodok, walau lumayan tertinggal dari Marc Marquez (Honda).

Makanya doski melirik Honda, bahwa merek itu bisa saja setara Yamaha. Menurutnya Marquez yang membuat Honda kencang, “Saya tidak terkejut dengan Honda! Bicara Honda, harus bicara Márquez. Dia atlet balap motor yang tepat pada saat ini, terutama tahun ini. Dia telah menyatu dengan Honda. Dalam kondisi prima, Marquez sulit dikalahkan. Tetapi pembalap kami memiliki potensi mengalahkannya,” papar Jarvis. Walah…!

Singkatnya persaingan sekarang menurut Jarvis sangat ketat. Buat Yamaha, edisi berat, karena belum menang. Beda kalau terus menang, “Selalu lebih mudah bekerja di lingkungan yang menang. Jika menang, semuanya baik-baik saja. Bahkan hal terburuk masih dianggap baik-baik saja,” pungkas Jarvis yang meyakini akan ada perbaikan pada M1 pada paruh musim kedua tahun ini.

Tunggu saja, sebentar lagi FP1 dan FP2 pada Jumat 3 Agustus 2018 ini. MM

BACA JUGA

Jumpa Pers MotoGP Brno 2018: Marquez Punya Strategi, Rossi Lupa Elektronik..!

Jelang FP1-FP2 MotoGP Brno 2018: Lorenzo ‘Muak’ Dengan Pernyataan Dovizioso

BAGIKAN