nhk

MotoGP Catalunya 2013 (Jelang): Marquez Dapat Pencerahan dari Freddie Spencer

ManiakMotor – Memecahkan rekor termuda kelas para raja milik Freddie Spencer,  membuat nama Marc Marquez melambung. Tapi, Marquez masih haus rekor dan ingin terus berburu.

Wuih, sudah muncul nih karakter aslinya Dek Marquez. Tak lagi merendah dengan menyatakan diri harus banyak belajar seperti berulangkali ia lontarkan. Masuk ronde enam di kandang sendiri akhir pekan ini, Marquez seperti memberi sinyal balas dendam atas kesialannya di GP Italia lalu. “Sifat Freddie kurang lebih sama dengan saya, setiap saat bertempur dan tak pernah merasa cukup,” tegas Marquez di hadapan Freddie Spencer sendiri dalam acara khusus Alpinestar di Prancis kemarin.

Keduanya memang sengaja dipertemukan. Dan, Marquez jelas dapat pencerahan dari eks pembalap Amerika yang dua kali juara dunia GP500 itu. Sebelum dilampaui Marquez, Spencer inilah pemegang rekor pembalap termuda yang memenangi kelas premier sepanjang sejarah. Itu ia toreh saat memenangi  GP Belgia, 4 Juli 1982 pada umur 20 tahun lebih 196 hari. Marquez mempertajam saat menang di sirkuit Austin, AS, lalu dengan usia 20 tahun lebih 63 hari.

 {Flash=images/IklanYamaha/yamahavixion.swf|width=500|height=160}

“Luar biasa, semoga ia bisa mempertahankan rekor itu lebih dari yang saya alami, 31 tahun. Itu sangat bagus buat karirnya dan juga bagus untuk perkembangan balapan ini,” tutur Spencer yang kini sudah jadi om-om.  Tak lupa sebagai senior, ia beri pencerahan buat Marquez dalam upayanya menjadi juara dunia MotoGP.

“Saya banyak menonton dan belajar dari video, termasuk Freddie. Ia hebat dan bisa bertanding dalam dua kelas kejuaraan dunia di hari yang sama. Satu hal yang tak bisa dilakukan, bahkan dibayangkan sekalipun untuk saat ini,” tambah Marquez menyinggung kiprah Spencer yang bertarung di GP250 dan GP500 cc sekaligus pada musim 1985.

Dan, seperti Marquez tegaskan seusai GP Italia, destinasi pertempuran berikutnya yang ia antisipasi khusus adalah GP Catalunya. Tak cuma karena berebut perhatian penonton dengan rider Spanyol lainnya, tapi juga untuk menggantikan poin yang hilang di Mugello.

 Kini ia tak lagi bilang ingin belajar, tapi mengincar kemenangan kedua di Catalunya. Yang perlu digarisbawahi adalah pengakuannya di depan Spencer soal hasil yang tak pernah cukup. Artinya, apapun yang akan terjadi, ia akan tetap ngeyel memburu kemenangan. Itu ngeyel pastinya bikin Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa sang senior, kudu waspada di Catalunya. Waspadalah! Andro

Berita Terkait

MotoGP 2013 Catalunya (Jelang); Trio Spanyol Membela Kampung Masing-Masing

MotoGP 2013 Jelang Catalunya; Marquez Pakai Ilmu Kombinasi Pedrosa Dan Lorenzo

MotoGP 2013 Catalunya (Jelang): Sudah Habiskah Valentino Rossi?

MotoGP 2013 Valentino Rossi Tetap Terkaya Dari Balap Motor, Peringkat 51 Versi Fobers

BAGIKAN