nhk

MotoGP Catalunya 2016 Jelang Race: Rossi Nggak Terima R10 Diubah, Kalau R12 Sudah Lama Diingatkan

ManiakMotor – Penukaran turn 12 memakai jalur F1 memang bisa diterima. Sejak lama area itu sudah diingatkan untuk diubah setiap ada pertemuan dengan Grand Prix Safety Commission (GPSC). Bahwa run-of atau area gravel, sangat kurang. Pagar pembatas walau dilapisi kantong udara (airbag) terlalu dekat lintasan. Tapi, langkah mengubah tikungan atau turn alias radius (R) 10 kurang diterima akal, sepertinya ada permainan, lantaran run-off mencukupi.

Itu yang dikatakan Valentino Rossi soal perubahan layout sirkuit Catalunya di Barcelona pasca tewasnya Luis Salom di R12. Salom menghajar pagar pembatas dan gravel ndak bisa menahan laju badannya, karena saking pendeknya run-off. “Kami (para pembalap) sudah berbicara dengan GPSC soal modifikasi area run-off sejak enam tahun lalu di R12. Itu wajar, tapi kenapa R10 ikut diubah yang nggak ada hubungannya?” jelas Rossi yang sikit menyesalkan R10 ikut pakai jalur F1 pada crash.

Rossi bersama rekan setimnya di Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo memang nggak hadir dalam pertemuan pembalap dengan GPSC pada Jumat 3 Juni, pasca Salom meninggal dunia. Pada pertemuan itu menurut kabar, murni kesimpulan dari GPSC. “Kita tidak pernah didesak atau ada pembalap meminta untuk perubahan sirkuit. Perubahan itu untuk meredam potensi kecelakaan,” kata Franco Uncini, FIM Grand Prix Safety Officer.

The Doctor sih setuju R12 direhab, lantaran sudah lama dituntut soal modifikasi run-off. Menurut dia pagar pembatas yang dihantam Salom, seharusnya dari bibir lintasan berjarak sekitar 50 meter ke atas. Sayangnya, untuk modifikasi seperti itu butuh dana yang tidak sedikit. “Sebelum Luis, ada kecelakaan serupa dua tahun lalu pada Niccolo Antonelli (Moto3) di R12 Catalunya. Ia juga sampai di pagar menggunakan pelindung udara itu, untung fisiknya kuat,” sebut Rossi yang menyebut run-off yang berbahaya bukan hanya di Catalunya, dia juga menunjuk Jerez di tikungan terakhir, Motegi di R4 dan sebagainya.

Rossi juga melihat jatuhnya Salom tidak wajar. Luncuran badannya lebih cepat dari motornya sehingga dengan keras menghajar pembatas. Menurut Rossi sebelum jatuh dan melepas motornya ada kegagalan mekanis. “Bisa rem, bisa throttle, saya nggak tahu. Di tikungan itu kecepatannya tinggi, girboks berada di gigi tiga. Wilayah depan motor harus prima. Rem dan gas nggak boleh keliru. Biasanya menuju tikungan tersebut dari sisi kanan, tapi Salom langsung ke sisi kiri (out)” kata Rossi.

Lho tikungan 10 gimana Doc? Kan sepertinya mengubah karakter sirkuit jadi lambat yang tadinya cepat jadi keuntungan Yamaha? “Itu dia, saya kurang mengerti tikungan 10 yang nggak ada hubungannya dengan kecelakaan. Sangat tidak jelas dan aku tidak tahu kenapa? Apa boleh buat GPSC telah mengambil keputusan tersebut, peserta akan balapan seperti layout seperti itu,” pasrah Vale yang kualifikasi hanya ke-5 dan dengan berubahnya sirkuit tersebut tadinya 13 tikungan jadi 16 tikungan.

Kalau Lorenzo malah menuding panitia sengaja untuk menguntungkan Honda. Sebab di area itu, persneling dipaksa sampai gigi 1. Tapi Lorenzo bilang, perubahan sirkuit ini bukan datang dari pembalap Honda. Malah dia membela Marc Marquez yang katanya menolak R10 ikut diubah, cukup R12 saja. Ito  

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2016, Moto2 2016, Moto3 2016

Hasil MotoGP Catalunya, Spanyol, Moto2, Moto3 Semua Sesi 3 – 4 Juni 2016

MotoGP Catalunya 2016 Q2: Marquez Pole, Lorenzo Ke-2, Pedrosa Ke-3, Rossi 5

MotoGP Catalunya 2016 FP4: Marquez Tercepat, Yamaha Menjauh Akibat Berubahnya Sirkuit?

MotoGP Catalunya 2016 FP3: Vinales Tercepat, Honda Bangkit Pada Lay Out Baru Sirkuit, Rossi Ke-4

BAGIKAN