nhk

MotoGP Catalunya 2016 Jelang: Valentino Rossi Devisit Point, Devisit Mesin Pula

 

ManiakMotor – Masih bicara mesin Valentino Rossi yang meletus di Mugello. Setiap lomba  Rossi menggunakan dua mesin. Bisa saja strategi yang sama juga terjadi pada semua pembalap. Dua mesin tersebut digunakan gonta-ganti untuk setiap sesi. Yang terbaik akan dipakai lomba.

Baru lalu pada tulisan portal ini, memang dihitung dari jatah 7 mesin per musim, rata-rata satu mesin digunakan 2.5 event. Karena nggak ada event yang setengah, jadinya empat mesin masing-masing per 3 seri. Sisa tiga lainnya masing-masing untuk 2 seri lomba. Kalau sudah kehilangan , setiap mesin bulatnya untuk 3 seri. Pokoknya jam terbang mesin 240 sampai 360 km dari total distance setiap lomba Motor 120 km.

Dimix setiap lomba dua unit dipakai, yang pasti  jarak tempuhnya seperti di atas. Di Catalunya, Spanyol,   tentu Rossi akan membuka kotak atau kemasan baru mesin M1. Itu untuk mengganti yang jebol di Mugello. “Kerusakaan motor saat lomba bukan saja kehilangan point di Mugello. Tapi itu merembet pada poin klasemen yang menjadi berat, karena dua lawan saya 1 – 2 di Mugello,” kata Rossi usai balap yang sial tersebut dan tetap posisi ketiga di klasemen. 

Selanjutnya Rossi devisit point dan persediaan mesin. Kuota mesinnya sih seimbang dengan Jorge Lorenzo, karena M1 Lorenzo juga pecah saat sesi warm up di Mugello. Tapi, Lorenzo unggul poin di klasemen, selisih 37 dengan Rossi. Keduanya akan adu strategi penggunaan sisa mesin yang ada. Lorenzo di Mugello sudah memainkan strategi tersebut, motornya lebih ‘pelan’ dari M1 Rossi saat lomba. JL  dan timnya sudah waspada, lantaran sudah mengalaminya di sesi pemanasan. Terlihat top speed M1 Lorenzo nggak pernah lewat 340 km/jam. Punya Rossi lebih dari itu.  

Kembali ke urusan jumlah mesin dan point. Posisi Rossi memang tidak menguntungkan, termasuk dengan Marc Marquez yang saat ini kedua di klasemen. Marquez unggul 27 poin, unggul kuota mesin pula, walau dengan persoalan tak kalah serius dialami Honda pada akselerasinya. “Lihat saja nanti di Catalunya. Ini sirkuit yang juga jadi favorit saya. Dari kecepatan di Mugello, harusnya cepat juga di Catalunya,” kata Rossi pada sirkuit yang juga kebut terus dengan trek lurus yang tipis-tipis dengan Mugello.   

Lomba belum berakhir. Masih ada 12 sisa seri. Apa saja akan bisa terjadi, sama dengan dialami Rossi di Mugello atau Marquez di Le Mans dan Lorenzo di Argentina. Tapi ngomong-ngomong  Lorenzo sudah tiga kali juara dari enam seri lalu. Ito

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2016, Moto2 2016, Moto3 2016

MotoGP Catalunya 2016 Jelang: Pol Espargaro Ngambek Ke Satelit Ducati, Dapat Desmosedici ’17 Sama Dengan Lorenzo

MotoGP Mugello 2016 Jelang Catalunya: M1 Rossi Jebol (Berasap), Putaran Mesin Lewati Limit, Konsumsi Udara Kotor

MotoGP Mugello 2016 Jelang Catalunya: Ducati Iannone Paling Laju Saat Balap

MotoGP Mugello 2016 Jelang Catalunya: Rossi-Lorenzo Kebakaran 1 Mesin, Selanjutnya 1 Mesin Untuk 3 Seri

MotoGP Mugello 2016 Pasca Race: Motor Marquez Kalah Torsi Dari M1 Lorenzo, Prihatin Pada Rossi

      

BAGIKAN