nhk

MotoGP Catalunya 2016 Jumpa Pers: Pol Susul Smith ke KTM, Curhat di Depan Rossi Dan Lorenzo

ManiakMotor – Secarik rilis sederhana diterima portal ini dari Yamaha Motor Co, Ltd. Isinya pemberitahuan resmi berakhirnya kontrak Pol Espargaro musim ini setelah dititipkan Yamaha dalam tim Monster Yamaha Tech3 sejak 2014. Ia didapuk Yamaha setelah sukses jadi juara dunia Moto2 2013.

Dibilang sederhana karena isinya memang hanya segitu. Tak ada kata-kata perpisahan biar pun sekadar basa-basi dari petinggi pabrikan Yamaha maupun petinggi timTech3. Tak ada juga sepatah kata pun dari rider Spanyol itu. Pol malah menjadikan sesi jumpa pers jelang GP Catalunya sebagai arena curhat soal mengapa tak happy di Tech3 dan kabur ke KTM yang mulai 2017 ikut manggung di MotoGP. Ia susul Bradley Smith, rekan setim di Tech3, yang lebih dulu ke merek Austria itu. Pol juga menolak tawaran Ducati yang ditipkan di Avintia.

Ia mengaku tak mendapat yang diharapkan di Tech3. Meski statusnya pembalap pabrikan dan kontrak langsung oleh Yamaha, tapi ia tak pernah dapat kesempatan punya M1 sekelas yang dimiliki Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo. Kebetulan Rossi dan Lorenzo juga hadir di jumpa pers itu dan serius menyimak omongan yuniornya.

“Saya punya kemampuan tarung di baris depan, itu terbukti saat main di kelas 125 cc maupun Moto2. Tapi, di MotoGP, lawan-lawan saya di Moto2 dan berulangkali saya kalahkan kini malah mengalahkan saya dengan selisih waktu sampai 20 detik,” tandas Pol yang maksudnya jelas sekali adalah Marc Marquez (Honda) dan Andrea Iannone (Ducati) yang memang seangkatan dirinya di Moto2. “Di Tech3 semua orang mendukung saya dan memberikan yang terbaik. Tapi, itu saja tak cukup,” tandas Pol yang curhatnya juga pol-polan dengan bercerita panjang lebar.

Lantas, apakah ia akan dapatkan hasil yang lebih baik di KTM yang notabene tim seumur padi? Tentu masih tanda tanya besar. Ia akui hal itu. Termasuk penggunaan tubular frame yang menjadi pembedaan sasis KTM nantinya dengan motor-motor MotoGP lainnya. Masih akan perlu pembuktian apakah sasis itu akan lebih besar manfaat daripada mudaratnya. ”Semuanya tentu berproses. Kinerja mesin, lambat atau cepat, tentu bisa berkembang. Saya dan Bradley membangun motor yang hebat dan juara ketahanan di Suzuka lalu. Kami berdua akan bekerja dengan cara yang sama untuk KTM,” tegasnya.

Iya deh! Andro

BACA JUGA

Klasemen MotoGP 2016, Moto2 2016, Moto3 2016

MotoGP Catalunya 2016 Jumpa Pers: Marquez Lanjut di Honda Sampai 2018

MotoGP 2016 Jumpa Pers: Mesin Jebol, Rossi Bilang Gara-Gara Onderdil Elektronik Murahan

MotoGP 2016: Yamaha Jelaskan Mesin M1 Meletus, Akibat Over Limit Rpm, Dijamin Catalunya Aman

MotoGP Catalunya 2016 Jelang: Marquez Sindir Lorenzo Selingkuh

BAGIKAN