nhk

MotoGP: Dovi Habiskan 12 Mesin Ducati Musim 2014, M1 Masih Ada Sisa

 

ManiakMotor – Hitung-hitungan bikin mesin yang dijatah sedikit lebih mahal dibanding yang banyak. Hitungannya yang 12 asal bikin dan yang lima serius, hehe. Lha iya dong, yang dijatah lima mesin mencetak onderdilnya harus teliti, presisi, kuat dan wajib tahan mengarungi 18 seri. Bandingkan dengan 12 mesin tak perlu keriting otak penciptanya untuk berpikir soal daya tahan.

Yang dijatah lima mesin tahun ini hanya Repsol Honda Team dan Movistar Yamaha MotoGP berikut tim satelinya. Itu mesin ada segelnya. Mereka berhasil memanajemen lima mesin yang bila dibagi 1 mesin digunakan dalam 3,6 seri. Berarti ada beberapa mesin yang dipakai sampai empat seri. Untuk mencetak mesin seperti itu tentu butuh dana teknologi yang besar dan besarannyya tidak diceritakan MotoGP.Com yang melansir penggunaan mesin dalam semusim.

Catatannya situs resmi MotoGP itu, setiap pembalap menghabiskan 14.000 km semusim untuk setiap pembalap. Luar biasa canggih tuh ring pistonnya. Tahan dalam rpm yang sangat tinggi. Itu dihitung dari sesi latihan sampai race. Artinya 1 mesin digeber sampai 2.800 km. Dari empat pembalap papan atas macam Marc Marquez, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo, eh Lorenzo lebih hemat memakai mesin. Ia pakai mesin ke-5 yang masih segar atau tidak sepenuhnya ‘habis’ sampai seri terakhir di Valencia.

Boleh dilihat juga dari cara bawa Lorenzo awal seri yang mentalnya terouruk. Ia baru gas penuh di paruh musim. Di paruh musim ini juga penggunaan mesin Lorenzo lebih boros. Sementara dari satelit Stefan Bradl (LCR Honda) dan Alvaro Bautista yang malah kehabisan mesin, karena salah satu mesin mereka jebol.

Dari tim yang dijatah 12 adalah mereka yang di Open Class. Ducati masuk opsi itu karena sesuai data mereka tahun sebelumnya prestasinya minim. Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone menghabiskan 12 mesin semusim. Tapi penggunaan mesin Ducati lebih banyak karena faktor tipe mesin yang banyak diriset dan berubah di tengah musim. Ada tiga tipe mesin yang dikeluarkan 2014 yakni Desmosedici GP14, GP14.1 dan GP14.2.

Tipe-tipe mesin tersebut harus sesuai dengan sasis dan bodi peruntukannya. Contoh tipe GP14 sudah tak muat dipasang pada sasis GP14.1. Selain itu juga sesuai aturan yang diporbolehkan pada MotoGP. Sedang Cal Crutchlow cukup sembilan mesin, motornya kurang update. Cal dilarang menggunakan motor riset, karena tahun depan dia pindah tim di luar Ducati.

Ada lagi yang menggunakan 12 mesin, yakni  penunggang  Honda RCV1000R tepatnya Hiroshi Aoyama. Rekan-rekannya yang pakai motor sama hanya 11 mesin. Sedang lawan mereka,  Aleix Espargaro (NGM Forward Racing) yang pakai Yamaha M1 bekas hanya mengambil 10 mesin. Itu pun mesin ke-9 rusak akibat ditabrak Bradl di Australia.

Sudah terbaca kan mesin yang awet tapi kencang, hanya milik pabrikan. Mesin berteknologi luar angkasa kalee, hehe. Ya membangunnya pasti mahal. Walau sebenarnya pembatasan mesin juga untuk menekan biaya tinggi dari MotoGP, selain kompetisi yang rata. Itu tujuannya mesin dibatasi. Ito 

BACA JUGA

MotoGP 2015: Lorenzo Tak Gentar, Merasa Sepadan Dengan Rossi Dan Marquez

MotoGP 2014: Marquez dan Pedrosa ke Jepang, Sekadar Pesta Bareng Pembalap Lokal

MotoGP 2015: Kata Mekanik Ohlins Datang Ke Sentul, Pedrosa dan Marquez Diperlakukan Sama

MotoGP: Rossi Tegaskan Ulang Juara Dunia 2015, Jaminannya M1 Dan Mekaniknya

BAGIKAN