nhk

MotoGP: FIM Larang Keras Merilis Data Telemetri Honda Antara Bentrokan Rossi-Marquez

 

ManiakMotor – Sebenarnya berita basi. Tapi disegarkan. Mungkin saja ada tujuannya FIM (Fédération Internationale de Motocyclisme) mengingatkan kembali. Badan itu, menegaskas melarang keras data telemetri di RC213V Marc Marquez yang merekam bentrokan Marquez vs Valentino Rossi di Sepang, Malaysia pada Oktober 2015.

Itu diumumkan langsung oleh Presiden FIM Vito Ippolito. Alasannya supaya keadaan saat ini makin tenang, damai dan sejahtera. Nggak ada lagi yang berkomentar ini dan itu yang sifatnya hanya kompor. Lagian sengketa tersebut telah diajukan ke CAS dan kasus itu dinyatakan telah ditutup. Sudah, habis perkara. 

“Benar polemik kasus Rossi-Marquez meroket dan seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya. FIM meminta semua yang terlibat, termasuk tim, menahan diri dari kontroversi yang terjadi di Sepang. Saat seri terakhir di Valencia, Honda telah memberitahu kami, mereka punya rekaman telemetri yang berkaitan dengan insiden itu. Sekarang data itu di tangan kami, FIM dan Honda memutuskan bersama untuk tidak memperlihatkan data ini, agar tidak memicu polemik lanjutan,” kata Ippolito yang sebenarnya cerita banyak soal perkembangan MotoGP 2015 yang katanya dari keseluruhan seri penontonnya naik tajam.

Elmu kira-kira portal ini, penegasan FIM adan hubungannya dengan koar-koar Honda. Tadinya Honda ingin membuka data telemetri. Tujuannya benar adanya tendangan Rossi yang menjatuhkan Marquez di Sepang. Mereka yakin, tendangan tersebut mengenai handel rem yang otomatis roda terkunci penyebab utama jatuhnya Marquez. Tendangan itu kata telemetri dari arah atas sehingga handel bar atau pengamannya tak mampu menahan. Tapi kata Honda mereka dilarang Dorna dan FIM untuk merilisnya. Sementara FIM dan Dorna belum memberi komentar soal itu. Nah baru Ippolito ini yang berbicara. Maka itu sama dengan membenarkan komentar Honda.

Kan kalau FIM nggak bicara, sama saja Honda dianggap hanya mengarang-ngarang cerita. Sebab, Rossi sendiri bersikeras dia nggak mengeluarkan tendangan, bahwa kakinya hanya terlepas dari pijakannya. Juga diperkuat hukuman tiga point penalty yang bilang tidak ada tendangan dalam kasus tersebut, namun semata Rossi menggiring Marquez keluar jalur.

Semoga tak panas belakangan ada analisa yang salah justru Marquez, karena dia memiringkan motornya ke arah M1 Rossi ketika didekati The Doctor, sehingga Marquez jatuh alias sengaja menjatuhkan diri. Maka hukaman akan tertuju pada Rossi dewek. Makin ruwet kan. Makanya FIM meminta untuk menghentikan polemik dan kontroversi pada kasus itu, salah satunya melarang Honda mempublikasikan data telemetri mereka. Ito

BACA JUGA

Dorna Sport Perhatian Ke Indonesia MotoGP 2017, Tetap Ditagih Jaminannya, Makin Berat..!

MotoGP 2016: Bisnis Merchandise Marquez Dan Rossi Bubar

MotoGP 2016: Kontrak Yamaha 2017 Lihat 3-4 Seri, Apakah Rossi Pensiun? Lorenzo Ke Merek Lain?

MotoGP 2016: Redding Bersumpah Akan Podium Dengan Ducati, Terget 6 Besar

MotoGP 2016: Lorenzo Mulai Khawatir, Terutama Pada Elektronik Yang Katanya Kuno

BAGIKAN