nhk

MotoGP: ‘Final’ Buat Rossi 2014, Lorenzo ‘Semifinal’ Di Yamaha, Ultimatum Kah?

 

ManiakMotor – Musim 2014 akhir kontrak dari pembalap papan atas di Repsol Honda Team (RHT) dan Yamaha Factory Racing (YFR). Masing-masing pembalap akan mati-matian meraih prestasi terbaik kalau masih ingin lanjut ke musim 2015 di dua tim elit itu. Bisa saja keduanya saling caplok joki.

Pemimpin YFR Lin Jarvis mengakui kemungkinan itu. Hasil akhir pada 2014 pasti memengaruhi kontrak berikutnya. YFR katanya, sudah ada keinginan untuk mengikat Jorge Lorenzo sampai beberapa tahun ke depan. Mungkin saja YFR terpengaruh isu, Lorenzo akan dipinang RHT yang juga telah dilontar Shuhei Nakamoto, bos RHT.

Sedang buat Valentino Rossi, walau dari segi jualan namanya masih oke untuk promosi, tapi kudu disuntik prestasi. Karena dengan prestasi, nama harumnya bisa dipertahanklan. Ibaratnya, musim 2014 nanti adalah partai final alias penentuan buat Rossi, walau The Doctor sendiri pernah membantah akan mundur usai 2014, toh pernyataannya tak lepas dari hasil tahun depan. Lorenzo sendiri, baru di babak semifinal karena masih ada kemungkinan masuk partai final.

“Lorenzo memang gagal mempertahankan gelar dunia pada 2013. Itu sama tak mengurangi kapasitas Jorge sebagai pembalap terbaik. Pembalap hebat memang tak pernah puas dengan pacuannya, selalu merasa kurang cepat. Saat ini kami bekerja keras untuk menyediakan motor lebih kencang buat Jorge musim depan. Dari sisi pandang Yamaha, kami puas dengan pencapaiannya,” katanya jarvis dan berharap Lorenzo bisa banyak senyum musim depan karena hanya itulah yang bisa membuatnya bertahan di Yamaha.

Bagaimana dengan  Rossi yang sampai saat ini masih berjuluk The Doctor? Jawabannya dari Rossi sendiri yang bilang ingin perpanjang kontrak jika musim 2014 bisa lebih kompetitif dari musim 2013. Artinya, jika muism depan bisa bisa raih podium secara regular dan beberapa kemenangan, maka ia masih layak lanjut di musim 2015.

Kalau tidak, gimana bos? Jarvis menjawabnya dengan diplomatis. “Valentino sangat sadar harus meningkatkan penampilan musim depan. Ia sadar hal itu untuk menentukan masa depannya di balapan ini. Ia sadar harus konsisten tarung di 3 Besar.  Motivasinya tengah tinggi dan harus lebih agresif musim depan dan kami mendukungnya secara penuh,” papar Jarvis.

Kata ‘harus’ dalam kalimat Jarvis tentu bisa diterjemahkan sebagai pertanda ‘final’ buat The Doctor. Jika tak sanggup main di 3 Besar maka posisinya di musim 2015 siap dicaplok Pol Espargaro yang tengah magang dalam tim Yamaha Monster Tech3. Wah, bakal seru nih! Soalnya, Dani Pedrosa di kubu Honda juga menghadapi situasi sama, menghadapi partai final di 2014. Andro

BACA JUGA

MotoGP 2014: Nama Rossi Jaminan, Adidas Masuk Ke YFR Dan Tim Moto3-nya

MotoGP 2014: Tantangan Baru Pemasok Ban, Bikin Open Class Mampu Bersaing

MotoGP 2014: Punya Bos Baru, Aprilia Mucul Lagi Dengan Pabrikan

MotoGP 2014: Pembenahan Ducati Gaya Gigi, Crutchlow Tunggu Bukti

MotoGP: Kata Poncharal, Musim 2014 Lebih Memikat

 

 

 

BAGIKAN