nhk

MotoGP Indonesia 2017: Bersaing Keras Dengan Thailand

ManiakMotor – Seri ke-2 WSBK 2015 pada 22 Maret lalu berlangsung meriah di Sirkuit Chang International, Buriram, Thailand. Itu sekaligus menjadi tiket sementara Thailand untuk dapat jatah MotoGP pada 2017. Sekaligus pula jadi rival Indonesia untuk jatah yang sama.

Sukses gelaran WSBK yang promotornya juga Dorna Sport, membuat langkah Thailand jadi tuan rumah MotoGP semakin mulus. Apalagi, antusiasme bikermania di negeri itu juga tak kalah semarak dengan Indonesia. Sekadar catatan, selain Indonesia, Thailand adalah pasar besar yang disasar pabrikan di kawasan Asia Tenggara.

Sejauh ini belum ada kata putus Thailand akan dapatkan hak penyelenggaraan MotoGP. Yang jelas, mulai 2017 dan seterusnya, Dorna akan gelar 20 putaran serial balap MotoGP dari 18 saat ini. Juga jelas Austria akan dapat satu slot tambahan dengan gelaran di sirkuit Red Bull Ring yang sulit ditampik Dorna karena Red Bull adalah salah satu sponsor maha penting di kancah MotoGP. So, hanya tinggal satu slot kosong dan itulah yang dipertarungkan Indonesia dengan Thailand jika konsekuen dengan 20 putaran per musim tadi.

Kondisi itu sekaligus meningkatkan posisi tawar Dorna terhadap kedua negeri Asean ini. Mereka lebih leluasa minta pesayaratan. Apalagi, peminat penyelenggara MotoGP di Asia terbilang luarbiasa. Singapura pun kabarnya berminat, begitu juga Bahrain dan Uni Emirat Arab yang sudah rutin menghelat balapan F1.

Tadinya Brasil jadi favorit mendapat seri tambahan karena pabrikan pun ingin perkuat pasarnya di kawasan Amerika Selatan dan itu juga salah satu factor mengapa Argentina dapatkan kembali jatah tuan rumah mulai 2015. Namun, karena kesulitan keuangan yang mengganjal pembangunan trek baru Brasil, lirikan Dorna mau tak mau harus berubah.

Kita belum tahu apa yang ditawarkan Thailand dan Indonesia untuk meraih satu slot tersisa. Kubu Thailand sudah siap dengan proposal lengkap, sementara Indonesia baru menggodoknya dalam tiga bulan ini. Tapi, bos Dorna Carmelo Ezpeleta yang akrab dengan manajemen Sentul dan rutin berkomunikasi itu member semacam garansi kalau Indonesia jadi prioritas.

“Sepanjang memenuhi semua persyaratan, Indonesia akan dapat kontrak 2017-2021,” tegasnya.

Lantas, apakah mungkin Thailand dan Indonesia dapatkan hak yang sama karena negeri Gajah Putih itu juga sangat berambisi bawa MotoGP ke Buriram?

Bisa saja Bro, dan itu bergantung pada situasi yang melingkari GP Ceko di Sirkuit Brno yang terancam bubar mulai musim ini. Apa yang terjadi di Brno dan hal lain seputar peredaran duit di satu seri MotoGP akan dikupas pada artikel selanjutnya. Biar naskah yang ini nggak kepanjangan Brosist! Andro

Baca Juga

MotoGP Indonesia 2017: Penentuan Dalam Tiga Bulan ke Depan, Semoga Bukan Sekadar Kampanye

MotoGP 2015: Bos Dorna Janjikan Indonesia Gelar MotoGP, Tapi Harus Bla..Bla…Bla!

MotoGP 2015 Jelang Mugello: Italian Fever di Semua Kelas, Rossi Terharu

MotoGP 2015 Jelang Mugello: Podium Saja Tak Cukup Bagi Ducati, Harus Menang

BAGIKAN