nhk

MotoGP Inggris 2016 Jelang: Lorenzo Mulai Paham Karakter Ban Basah Michelin, Siap Libas Rossi

ManiakMotor – Tidak ada istilah terlambat dalam kamus Jorge Lorenzo. Terutama berkaitan dengan kompon ban basah Michelin untuk roda depan. Kendati ia terpuruk di urutan ke-17, Ahad lalu (21/8), justru pembalap Yamaha itu menemukan sisi positif dalam memahami karakter ban basah Michelin untuk roda depan. Itu katanya, katanya loh.

Dari tiga balapan di Assen (Belanda), Sachsenring (Jerman) dan Brno (Ceko) yang berlangsung dengan kondisi trek ‘membingungkan’ pembalap (licin campur kering), Lorenzo juga binun tujuh pusingan. Di Assen ia finish ke-10, 15 Jerman dan 17 di Brno. Jelas, ini sangat jauh dari hasil sebagai seorang pembalap papan atas menunggang motor pabrikan.

Ketika berlaga di Assen dan Sachsenring, Lorenzo sudah diawali penuh keraguan  menentukan pilihan ban basah depan Michelin. Calon pembalap Ducati yang kini posisinya di klasemen tergeser jadi ketiga, itu belum menemukan feeling yang tepat. Malah, di Brno sampai menimbulkan salah komunikasi dengan orang-orang yang di paddock soal ban.

Setelah motogp Jerman, manajer tim Wilco Zeelenberg meenjelaskan bahwa karet hitam dari Michelin beda banget dengan ban hujan Bridgestone. “Dia (Lorenzo, red) kehilangan banyak perasaan, utamanya ban hujan depan Michelin,” sebut pria asal Belanda ini. Sudah bermasalah di Assen, tambahnya, berlanjut lagi di Brno.

Ketika Bridgestone, kata Wilco, pembalap diberi banyak pilihan. Sehingga, pembalap bisa menemukan sampai batas yang diinginkan. “Ban Michelin sangat lembut. Bahkan kami punya ban ekstra lembut, tapi Lorenzo memperlakukannya tidak sampai hancur. Bahkan ia membuat banyak gerakan, toh daya cengkeram ban depan masih baik,” terang Wilco.

Lorenzo pastilah merana di Brno. Kondisi normal seperti babak latihan dia nggak ada matinye deh. Itu sirkuit adalah gayanya yang cepat. Bahkan di FP3 sudah mencetak rekor. Di start pun cabut dari grid dua. Sayang saat balapan hujan, metalnya lunturi. “Intinya, tinggal membiasakan diri bergerak melebihi batas dan mengerem keras. Trus, punya keyakinan tidak akan kecelakaan,” pungkas Lorenzo yang di beberapa balapan terakhir bersikap ragu-ragu terhadap ban depan basah Michelin.

Nah, dengan sisa balapan ke depan, Lorenzo masih punya persaingan, terutama sama rekan setim, Valentino Rossi berebut runner-up. Kecuali, di dua balapan awal ke depan, Marquez gagal menuai point lebih akan bertambah seru. Rezki 

BACA JUGA 

MotoGP Inggris 2016 Jelang: Tes di Brno, Lorenzo Tidak Dikasih Sasis Baru. Ini Alasannya 

MotoGP Brno 2016: Lorenzo Jeblok Karena Kepala Kru Salah Mengerti 

MotoGP Brno 2016 Jelang Race: Lorenzo Punya Kecepatan Stabil Dan Set-Up M1 

MotoGP Brno 2016 Jelang FP1: Lorenzo Berharap Ducati Tampil Konsisten. Ini Maunya

BAGIKAN