nhk

MotoGP: Ingin Basmi Sutris, Vinales Singkirkan Peninggalan Lorenzo

ManiakMotor -Selain faktor teknis soal jeroan dan kinerja M1 2019,  Maverick Vinales menilai peran orang-orang di sekitarnya juga sangat penting. Terutama saat sutris alias stres. Tahun lalu ia rasa tekanan mental bertubi-tubi.

“Sangat mudah stres saat Anda tak mendapatkan hasil seperti diinginkan. Musim lalu performa saya sangat buruk dibandingkan musim 2017,” ujar MV dalam bahasa Inggris khas Spanyol meski wawancara berlangsung di Indonesia saat launching tim Yamaha 2019.

Tekanan itu tak membuatnya putus asa tapi malah memforsir keadaan melebihi batas yang seharusnya. Saat hasilnya juga tak memadai ya maka makin sutrislah rider asal Spanyol ini. Dan, bisa jadi, dalam situasi itu ia merasa sendirian secara psikologis. “Saya butuh bantuan psikologis,” katanya.

Vinales juga menjawab pertanyaan portal ini, ketika dia awal tiba di Yamaha sangat garang, tapi berangsur-angsur ‘meredup’. “Ya itu tadi soal tekanan. Sehingga semuanya pada motor dicoba. Mulai sasis, suspensi, elektronik dan mesin. Tapi semua saya rasa tidak sesuai dengan gaya saya,” papar Vinales jujur-jujur saja dan berharap dengan M1 2019 semua akan pulih seperti semula.

Makanya, Vinales membuat perubahan penting dalam struktur timnya memasuki kompetisi 2019. Kepala mekanik diganti dari Ramon Forcada kepada Esteban Garcia yang merupakan chief crew Vinales sebelum main di kelas primer MotoGP. Manajer timnya juga beralih dari Wilco Zeelenberg ke tangan Julian Simon.

Seperti diketahui, Forcada dan Zeelenberg adalah dua tokoh kunci yang menjadi kepercayaan Jorge Lorenzo saat di Yamaha. Saat JL pindah ke Ducati keduanya memilih tetap di Yamaha saja, terlebih karena saat itu Vinales adalah the young rising star.

Cocok dengan Lorenzo, ternyata keduanya tak klop dengan karakter Vinales.
“Sangat penting memulai musim balapan dengan perasaan tenang. Saya senang dengan perubahan dalam tim. Bagaimana segala sesuatunya akan  dimulai dan terlihat pada tes Sepang (6-8 Februari),” tambah Vinales yang 2019 ini mengganti nomornya dari 25 jadi 12.

Cobalah. Bone

BACA JUGA

MotoGP 2019: Yamaha Buka Revolusi, Itu Kata Jarvis, Rossi Suka Struktur Tim Baru

Jelang Test Resmi MotoGP Sepang 2019: Jarvis, Fokus Manajemen Engine Brake M1 2019

MotoGP 2019: Morbidelli vs Nakagami, Pertaruhan Yamaha-Honda di Satelit

MotoGP 2019: Dua Pertanyaan Dari Portal Ini, Dijawab Spontan Valentino Rossi..!

MotoGP 2019: Peluncuran Livery M1 Valentino Rossi-Vinales, Biru-Hitam-Kuning..!

 

BAGIKAN