nhk

MotoGP Jelang 2016: Kasus Rossi vs Marquez, Beralih Buka-Bukaan Telemetri..!

ManiakMotor – Telemetri di motor MotoGP alat perekam supercanggih yang sebenarnya untuk kinerja motor bersama joki. Contoh, kemampuan pembalap saat mengerem sembari menahan rpm akan terekam. Habis direm lalu rpm turun di bawah limit akan jadi pelajaran, lain kali pembalap jangan sampai melakukan itu. Jangankan itu, tekanan besar kecilnya rem akan terdata.

Pembalap seharusnya mengerem di jarak 150 meter dari trek lurus sebelum tikungan juga nyata pada telemetri. Kalau sebelum jarak tersebut sudah direm, artinya pembalapnya takut aatau lain sebagainya. Dari rem itu juga bikin kenerja suspensi depan  berkurang. Jarak main fork juga disensor dan dikalibrasi oleh telemetri akibat pengereman. Bahkan sekarang telemetrinya sudah on-line bro, nggak bongkar-bongkar data menunggu motor masuk paddock.  

Alat ini kembali hangat dibicarakan karena Valentino Rossi meminta Honda membuka data telemetri   RC213V yang digeber Marc Marquez. Terutama dari kasus tendangan Rossi di GP Malaysia 25 Oktober 2015 lalu. Di situ otomatis gerakan rem sekecil apa pun akan terbaca. Apakah termasuk tendangan yang ditudingkan pada Rossi, ada juga?  “Ingin sekali melihat rekaman telemetri tersebut. Tapi sampai saat ini mereka (Honda) belum memperlihatkan seperti janjinya,” jelas Rossi macam yang telah beradar di dunia maya.

Repsol Honda Team memang koar-koar bakal membuka data telemetri sebelum seri MotoGP 2015 di Valencia, Minggu (10/11) lalu. Tapi sampai berita ini diketik pada 14 November 2015, juga belum dibeberkan. “Oh ini hanya masalah permintaan Dorna dan FIM. Mereka tak mau persoalan melabar. Itu alasannya belum dipublikasikan,” kata Tim Principal Respol Honda Livio Suppo yang ditulis  Crash.net pada Jumat 13/11.

Karena belum diperlihatkan oleh Honda ini, Rossi kembali memintanya. Supaya jelas gitu loh. Sebab Rossi divonis oleh Race Direction bukan karena tendangan, tapi menggiring Marquez keluar dari racing line dengan sengaja. Lagi pula, Honda yang menyatakan akan membuka rekaman alat yang versi sederhananya (kalau lengkap di atas Rp 1 miliar harganya) disebut 2D (Two D) yang banyak dipakai supersports 600 di Indonesia dan sekarang kelas 250 cc.

Kalau begitu, bukan hanya tendangan Rossi ini yang akan terdeteksi. Cara main Marquez yang disebut-sebut Rossi menghalangi juga akan ketahuan. Contoh, biasanya dia membuka rpm sekian besar dari jarak keluar tikungan akan dikasih tahu alat ini, itu keliru atau tepat. Bila sering melar dari patokan buka rpm, artinya Marquez ada apa-apanya? Sekalian jarak pengereman di atas tadi dan kinerja ondedil lainnya tak sampai limit, ya terlacak.

Kaleee itu maksuidnya Rossi, Honda memperlihatkan telemetri mereka, hehe. Ito

BACA JUGA

MotoGP Jelang 2016: Kembali ke Gaya Lama, Rossi Yakin Musim 2016 Lebih Asyik

MotoGP Jelang 2016: Rayakan Kemenangan di Mallorca, Lorenzo Luka Bakar

MotoGP 2016 Test Pramusim Valencia: Cerita Viñales Sangat Skill, Penantang Juara Dunia Ke Depan

MotoGP Test Pramusim Valencia 2016: Yamaha Masih Harus Beres-Beres

MotoGP Tes Pramusim Valencia 2016: Pisah Dengan Honda, Stoner Balik ke Ducati

MotoGP Tes Pramusim Valencia 2016: Seru, Suzuki Pepet Honda

 

BAGIKAN