nhk

MotoGP Jelang 2016: Lorenzo Omong Soal Rossi dan M1 Spek 2016

ManiakMotor – Sulit diprediksi bagaimana situasi dalam tim Movistar Yamaha musim 2016, khususnya hubungan Valentino Rossi dengan Jorge Lorenzo. Meski mungkin tak seburuk 2009, tapi pasti tensi rivalitas keduanya makin tinggi. Yang tinggi itu Lorenzo kan…

Direktur Yamaha Lin Jarvis angguk kepala yang beda dengan geleng-geleng, perlu cara dewek mengelola dua juara dunia sekubu. Dilarang memperlakukan yang satu lebih istimewa dari yang laiinnya. Selebihnya profesionalisme. “Memimpin seorang juara dunia saja sudah sulit, apalagi dua sekaligus. Hubungan personal Valentino dengan Jorge pasti terpengaruh musim ini, tapi diharapkan tak seburuk beberapa tahun lalu. Kita lihat saja nanti,” kata Jarvis.

Lorenzo dari peristirahatannya di Mallorca, Spanyol, mengaku belum bicara sepatah kata pun dengan Rossi sejak kasus Sepang. Ia  memaklumi hal tersebut karena pasti juga akan merasakan hal yang sama jika ia yang alami kasus seperti halnya Rossi. Apalagii Lorenzo sendiri ikut memanasi, walau Rossi tak hirau dengan ocehannya. Nah kalau kalimat terakhir itu maniakmotor yang bikin.

“Mungkin ia perlu waktu berbulan-bulan untuk bisa menerima semua ini dengan sepenuhnya. Saya menghargai itu,” kata Lorenzo yang dalam saat sama juga ingin mendapatkan respek yang sama terhadap ucapan maupun tindakannya seputar kasus tersebut.

Lho? “Valentino ungkapkan perasaannya, saya juga begitu yang saya rasakan. Kita ini semua manusia, bukan robot. Kadang berbuat baik, kadang bertindak salah. Ya, saling menghargai saja satu sama lain,” imbuh JL yang mengaku salah dengan mengacungkan jempol terbalik di Sepang, tapi merasa benar (karena ada pasal yang membolehkan masuknya pihak ke-3 yang terkait kasus) saat coba mengintervensi sidang CAS terhadap Rossi.

Itu soal Rossi yang dalam setahun ke depan masih satu kubu di Yamaha. Soal gacoan M1 2016, JL tak peduli dengan catatan waktu pesaing macam Honda dan Suzuki dalam tes pramusim Valencia. Ia fokus pada perubahan regulasi dan ban 2016 dan membandingkannya dengan M1 2015. Belum pada tahap dibandingkan dengan motor lain.

Soal mesin spek 2016, katanya, tak ada masalah karena sebelumnya sudah dijajal dalam tes tersendiri di Aragon. Yang jadi masalah hanyalah proses adaptasinya dengan ECU baru dan karakter ban Michelin. “Khususnya ban depan, masih jauh dari level yang kami harapkan dan membuat proses pengereman terhambat. Ban belakang sudah oke, terutama di bagian tengahnya yang justru lebih baik dari sebelumnya. Tapi, secara keseluruhan M1 spek 2016 masih lebih lambat 0,5 detik dari M1 spek 2015,” tandasnya.

Caranya ke depan intip saja punya Rossi, lalu dikembangkan sendiri, hehee… Andro

BACA JUGA

MotoGP Jelang 2016: Rossi Tantang Honda Buka Telemetri, Demi Kebenaran atau Bongkar Rahasia?

MotoGP Jelang 2016: Schwanzt Puji Suzuki, Prediksi Vinales Pembalap Besar

MotoGP Jelang 2016: Kembali ke Gaya Lama, Rossi Yakin Musim 2016 Lebih Asyik

MotoGP Jelang 2016: Kasus Rossi vs Marquez, Beralih Buka-Bukaan Telemetri..!

MotoGP Jelang 2016: Rayakan Kemenangan di Mallorca, Lorenzo Luka Bakar

BAGIKAN