nhk

MotoGP Jelang 2016: Rossi Curiga Dorna Terlibat! Brivio Dari Suzuki Mendukung!

ManiakMotor – Belakangan Rossi mencurigai keterlibatan Dorna atau setidaknya oknum promotor itu dalam upaya penjegalan dirinya menjadi juara dunia 2015. Untuk apa Dorna terlibat, Rossi tak membahasnya lebih dalam.

Itu bisa ditelisik dari kronologi masalah. Misalnya saat Rossi membongkar tuduhan konspirasi Marquez dan Lorenzo di Philip Island, sampai keputusan Race Direction menghukumnya 3 poin di Sepang. Seketika itu juga ‘membunuh’ peluangnya jadi jurdun karena harus start belakang di Valencia. Para personel RD orang-orang yang digaji Dorna, perusahaan milik Spanyol dan dikendalikan oleh figur-figur Spanyol pula macam Carmelo Ezpeleta dan Xavier Alonso sebagai tokoh kunci.

Alonso juga tercatat sebagai anggota RD di Sepang sebagai utusan promotor atau Dorna. Rossi juga akui bicara dengan para petinggi MotoGP sebelum race  GP Valencia untuk antisipasi kemungkinan Marquez ’menjaga’ Lorenzo. “Mereka bilang itu tak mungkin terjadi, tapi nyatanya itulah yang terjadi,” keluh Rossi.

Dorna sendiri sampai saat ini tak merespons kecurigaan Rossi. Tak ada klarifikasi benar atau tidaknya. Yang jelas keputusan RD disahkan FIM dan kemudian juga disahkan oleh CAS sebagai institusi hukum tertinggi di kancah olahraga. So, bicara regulasi maka apa yang diputuskan RD sudah sesuai dan Rossi pun sudah terima akibatnya.

Tapi, ya ada tapinya, kecurigaan Rossi soal keterlibatan Dorna menjadi hangat lagi setelah keluar komentar dan analisa Davide Brivio lewat wawancara khusus di Radio RAI dan kemudian dikutip autosport.com. Doski adalah mantan petinggi Yamaha yang juga manajer pribadi The Doctor dan kini memimpin rombongan Suzuki di MotoGP. Ia mendukung sepenuhnya keluhan Rossi di Sepang yang sebut ada konspirasi di Philip Island.

“Kalau ngomong doang tentu sangat mudah. Jika dicermati, direfleksikan, dan dianalisa satu kasus dengan kasus lainnya, di simpulkan memang ada konspirasi untuk menjegal Valentino menjadi juara dunia 2015. Itu analisa dan pendapat saya. Ini bukan lagi soal Yamaha versus Honda,” tandas Brivio.

Ia pun mengkritisi kinerja RD di Sepang yang tidak melakukan langkah apa pun saat Rossi membongkar kasus Philip Island saat jumpa pers Kamis sebelum race. Wah sama dong dengan pandangan portal ini. Pihak RD jelas membiarkan perang terbuka antara Rossi dengan Marquez. Sama sekali tak ada upaya memanggil kedua pihak untuk meredamnya. Tapi, begitu clash terjadi, RD terkesan sangat cepat beraksi dan memutuskan.

Apakah langkah RD itu terkait dengan campur tangan Dorna, Brivio sama sekali tak menuduh demikian. Jadi, silakan yang baca ambil kesimpulan sendiri. “Saya percaya penuh pada Valentino, ia tak berniat mencelakakan Marc. Kompetisi tahun ini sangat menarik, salah satu yang terbaik. Persaingan berlangsung sampai race terakhir, head to head, poin demi poin. Sayang, partai final berakhir seperti itu. Mengecewakan semua orang yang cinta olahraga terutama MotoGP. Kalau membantu rekan satu tim, ya lumrah saja,” ujar Brivio seakan membenarkan kesan Marquez membantu Lorenzo dan ia sebut konspirasi.

Kalau Dorna  ya tidak apa-apa sepanjang tidak melabrak aturan. Bukankah salah satu fungsi promotor adalah membuat ‘gaduh’ kompetisi meskipun dengan cara kontroversial? Ini bisnis Bung! Andro

BACA JUGA

MotoGP Jelang 2016: Lorenzo Omong Soal Rossi dan M1 Spek 2016

MotoGP Jelang 2016: Rossi Tantang Honda Buka Telemetri, Demi Kebenaran atau Bongkar Rahasia?

MotoGP Jelang 2016: Schwanzt Puji Suzuki, Prediksi Vinales Pembalap Besar

MotoGP Jelang 2016: Kembali ke Gaya Lama, Rossi Yakin Musim 2016 Lebih Asyik

MotoGP Jelang 2016: Kasus Rossi vs Marquez, Beralih Buka-Bukaan Telemetri..!

BAGIKAN