nhk

MotoGP Jelang 2016: Stoner Luruskan Pengembangan GP16 Ikut Full Series?

 

ManiakMotor – Petinggi Ducati menyerahkan sepenuhnya kehendak Casey Stoner untuk ke depan. Bahkan mau ikut full season MotoGP 2016 suka-suka dialah. Tapi Stoner disuruh merasakan Desmosedici GP16 sebelum menentukan langkahnya.

Setelah ditinggal Stoner 2011 telah banyak yang berubah pada karakter Desmo. Motornya bukan lagi harus dikasarin seperti gaya Stoner untuk memanipulasi understeering penyakitnya Ducati. “Untuk itu Casey diberi beberapa jadwal testing. Tujuannya agar dia kembali merasakan karakter Ducati saat ini. Bila oke, ya silakan sesuai kehendak Casey,” ujar Paulo Ciabatti, bos Ducati.  

Itu wajib, mengingat Stoner tiga tahun ndak berkompetisi yang otomatis memengaruhi jiwa tempurnya. Lalu sekitar 5 tahun tak pegang Ducati. Pastilah memorinya harus dikilik kembali untuk mengingat trik-trik membawa Ducati. Kalau dulu Stoner masih umur 23 – 25 tahun, saat gas ya gas, saat rem ya rem. Jadi Ducati masih mau tetap belok dengan lincah. Apa masih begitu skill Stoner masa kini? Ya makanya suruh test dulu.

Di saat bersamaan sembari ngetes, Stoner diminta masukannya untuk membawa GP16 ke arah yang pas.  Ditenggarai edisi GP15 yang jadi terusan GP16 walau di awal lomba 2015 sempat nempel-nempel Yamaha dan Honda, itu hanya kerena sayapnya, hehe. Tapi sejatinya pengembangannya agak melenceng. Melencengnya macam apa, nggak diceritakan.

Karena itu, peran Stoner sangat dibutuhkan sebelum serial MotoGP 2016 berlangsung. Makanya Stoner dijadwalkan akan testing bersama di Sepang 2016, namun waktunya berbeda. Begitu yang dikabarkan MCN. “Masukan balik dari Casey berguna sebelum seri 1 di Qatar,” tambah Ciabatti yang tak melanjutkan omongan soal Stoner akan ikut full series atau tidak? Tapi akan menarik bila Stoner ikut semua seri. 

Persoalannya, masukan dari Stoner juga harus dikonfirmasi pada pembalap inti Andrea Iannone dan dan Andrea Dovizioso. Jangan sampai seperti Stoner di Ducati saat itu, hanya de’e dewek yang bisa menggebernya. Yang lain seperti Nicky Hayden satu tim dengan Stoner saat itu misalnya, ndak bisa berkutik. Ito

BACA JUGA

MotoGP 2015: Yamaha Tak Absen Test Pribadi, Yang Lain Ikut Semua, Ada Apa?

MotoGP: Luca Marini, Adiknya Rossi Ikut Full Moto2 2016 Bersama Forward Racing.

MotoGP Jelang 2016: KTM RC16 Sudah Mengaspal di Valencia Untuk Ikut Full MotoGP 2017

MotoGP: Macam Mana Model Permainan Rossi 2016, Umurnya Sudah 37 Tahun, Loh

MotoGP Jelang 2016: Berat Buat Marquez Bila Sering Memaksa, Bakal Bergelar Jatuh Mulu

BAGIKAN