nhk

MotoGP Jepang 2016: Sirkuit Motegi Adalah Karakter Honda, Di Situlah RC213V Dibangun

MotoGP Jepang 2016

ManiakMotor – Motegi adalah Honda dan Honda adalah Motegi. Sirkuit di Jepang ini disebut Twin Ring Motegi akan digunakan ronde 15 MotoGP 2016 yang raceday-nya 16 Oktober 2016. Sirkuit yang menggabungkan variasi cepat dan ‘pelan’ yang otomatis punya sudut-sudut atau tikungan ‘mati’. Mati artinya harus melakukan pengereman mendadak ala balap, bukan di jalan raya, hehe. Sebut mendadak sudah pasti akan diawali rem deras sebelum masuk tikungan, lantas diawali pula akselerasi yang kuat.

Data sirkuit motegi
Data sirkuit Motegi

Bisa dibilang dan memang harus dibilang begitu, Motegi berkarakter Honda RC213V. Karena sebagian besar basis rancang bangun Honda MotoGP berawal dari Motegi. Sirkuit ini memang milik Satu Hati. Semua barang mutakhir yang dipakai pada RC213V juga awalnya dicoba di situ. Karena dibangun di situ, rasa RC213V macam Motegi.

Kecuali tahun ini yang RC213V lemah pada akeselrasi. Itu pun kata perancangnya, karena buru-buru dilaporkan pada panitia MotoGP untuk disegel. Itu pun masih kerap unggul di sirkuit-srikuit yang butuh akselerasi dan pengereman deras macam Motegi. Apalagi usai paruh musim 2016, akselerasi RC213V sudah tertanggulangi lewat mapping elektronik dan knalpot.

Motegi punya kateristik yang beda dengan sirkuit model Eropa. Motegi lebih banyak layout tusuk konde atau hairpin. Hitung saja, ada empat tusuk konde yang menancap di rambut palsu, eh konde si ibu. Walau dalam skema Motegi hanya satu sudut yang benar-benar tusuk konde. Area itu  mereka sebut hairpin curve, tapi model tikungan lain mirip-miriplah, ada yang juga disebut V corner.

Pembalap yang berprestasi di Motegi
Pembalap yang berprestasi di Motegi

Jelas saja,  menuntut perubahan kecepatan yang drastis. Nah itu ada pada karakter Honda. Drastis itu dari top speed lalu direm sampai masuk je gigi awal sebelum menikung. Gigi rendah ini kan menjadi keungulan Honda selama ini.

Tapi namanya prediksi hanya panduan buat sampeyan. Kan nggak ada yang nyangka, misalnya saat lomba para joki RC213V kelilipan matanya, hehe. Buktinya dalam lima tahun enam tahun terakhir, Honda hanya tiga kali menang. Dua kali Yamaha lewat Lorenzo dan sekali Ducati dari Casey Stoner.

Honda malah lewat Dani Pedrosa dalam lima tahun terakhir sudah tiga kali menang di situ. Sedang Marc Marquez sendiri yang sebenarnya satu karakter dengan Motegi, ketika tampil di situ sudah punya strategi main aman. Ya macam 2013 dia nggak perlu ngotot, juga bisa terjadi tahun ini, itu ketimbang nggak dapat poin sama sekali. Ito