nhk

MotoGP Jepang 2018: Marquez Biasa Pegang RC213V Nggak Stabil Dan Punya Getaran Tinggi

ManiakMotor – Berhubung Marc Marquez yang bawa RC213V kelemahan motor ini sama sekali tak kentara. Atau memang begitu tipikalnya? Perhatikan, RC213V motor yang paling tidak stabil. Liar dan punya getaran tinggi. Tapi kecepatannya jangan diragukan di tangan Marquez.

Itu yang bicara manajer teknis HRC Takeo Yokoyama di Crashnet. Dia bicara begitu untuk membandingkan dengan Ducati dan menyambut Jorge Lorenzo tahun depan. Baginya, kendala Lorenzo dari Ducati ke Honda adalah stabilitas RC213V, “Coba amati di TV, kelemahan RCV itu ada pada stabiltasnya. Berkali-kali bergetar hebat, menari dan melompat,” kata Takeo.

Maksud dia, kemungkinan besar Lorenzo tidak suka dengan tipe motor seperti itu. Lorenzo dan Honda harus berjuang pada area tersebut tahun depan. “Mungkin Jorge (Lorenzo) bukan tipe pembalap yang tidak suka bertarung dengan motor yang tidak stabil. Kami harus megatasi itu,” tambah Takeo sembari bilang bila berhasil membuat kestabilan RC213V bersama Lorenzo, itu motor akan sangat laju.

Takeo ini sangat penasaran akan ke detangan Lorenzo ke Honda. Dia ingin mendengar sendiri soal perbandingan antara Honda dan Ducati. Sebab, pengakuan Lorenzo, Ducati saat ini motor terbaik dari segi stabilitas saat direm dan berakselerasi.

Makanya dia bandingkan dengan Marquez yang merupakan pembalap yang nyalinya tebal dan staminanya tak pernah kendur. Selalu punya skill menggeber di atas limit, tidak peduli itu motor belum ketemu set-up-nya.

“Kita selalu mengamati telemetri, sebagai mekanik kami kencanduan. Banyak pembalap yang bila motornya nggak nyaman, tidak akan mendorong motor sampai limit. Marquez justru sebaliknya,” tutup Takeo yang berjanji tak akan membedakan perlakuan motor Lorenzo dan Marquez.

Wah, memanasi Lorenzo tuh. MM

BACA JUGA

Jelang MotoGP Jepang 2018: Otot Marquez Mirip Ronaldo, Pantas RC213V Dilipat-Lipat

BAGIKAN