nhk

MotoGP Jerez 2016 (Jelang): Dilema Winglet, Dihapus Atau Dibatasi? Semua Pakai, Enak Sih..!

ManiakMotor – Kerja winglet mendistribusi terpaan angin pada motor MotoGP yang disebut aerodimika. Tadinya hal itu menjadi peran fairing. Fairing tak sanggup dengan kecepatan MotoGP sekarang, munculah winglet yang dipoplerkan Ducati dan nyaris semua motor menggunakannya. Bahkan M1 Valentino Rossi pun, di Austin ‘terpaksa’ memasangnya. Inti utamanya menekan (downforce) motor agar saat melaju masih tetap satu dengan lintasan.

Nggak ada hubungan dengan kinerja mesin yang bisa menambah akselerasi apalagi top speed. Namun pada akhirnya menambah kecepatan juga, karena handing motor jadi enak. “Memang positif untuk motor. Di Austin misalnya, boleh mengurangi gejala wheelie. Motor boleh digas besar. Tapi ke depan harus dipikirkan atau dibatasi penggunaannya,” jelas Marc Marquez dari Repsol Honda Team.

Ya, adanya sayap ini angin dipinjam untuk mengubah perilaku motor. Tadinya front end atau wilayah depan kurang menjejak ke lintasan, bisa ditekan oleh winglet sehingga bisa cepat masuk tikungan. Di trek lurus pun motor cenderung ‘diam’ alias tenang karena angin sudah terbagi-bagi.

Milik Ducati yang terpasang di mana-mana itu, berfungsi banyak. Salah satunya yang  di tengah bodi. Itu fungsinya saat akselerasi  bisa menekan bobot tengah ke belakang sehingga ban dapat grip terus. Yang di depan motor tidak terangkat rodanya. “Tadinya kami ditertawakan dengan winglet ini. Tapi lihat sekarang, sebagian besar menggunakannya,” cibir direktur olahraga Ducati Corse, Paolo Ciabatti yang menentang winglet dihapus dari MotoGP.

Omongan Marquez tadi, didukung Dani Pedrosa rekan setim Marquez. Pembalap yang hanya memakai sayap kecil pada RC213V-nya itu, minta race direction mengkaji ulang winglet. “Kalau perlu pakai voting saja,” kata Pedrosa yang nyaris ‘ditebas’ winglet saat jatuh di Amrik. “Saya mendukung winglet dihapus,” timpal Bradley Smith. “Sekali lagi, kalau saya dibatasi penggunaannya. Jangan sampai seperti Ducati yang kebanyakan,” sebut Marquez menegaskan kembali.

Kalau di balap mobil semua aliran dibatasi, apalagi di F1. Bahkan untuk BTCC balapan sedan yang ramai di Eropa itu, ndak bisa melewati kap atas dan dimensi bodi yang lain. Di F1 soal lebar, tinggi dan jumlahnya ada aturannya. Harusnya MotoGP juga sudah memberi aturan jelas. Kira-kira begitu. Ito

BACA JUGA

MotoGP Jerez 2016 (Jelang): Point Rossi Sudah Tertinggal Satu Setengah Ronde

MotoGP Jerez 2016 (Jelang): Pandangan Marquez Skill Lorenzo Membawa Ducati

MotoGP Jerez 2016 (Jelang): Dovizioso Percaya Pengalamannya, Tidak Khawatir ‘Kedatangan’ Lorenzo

MotoGP Jerez 2016 Jelang: Antara Vinales Dan Pol Espargaro, Pengganti Lorenzo

MotoGP Jerez 016 (Jelang): Jarvis Malah Akan Kaget Kalau Lorenzo Bertahan Di Yamaha

BAGIKAN