nhk

MotoGP Jerez 2016 Jelang FP2/FP3: Lorenzo Ke Ducati Bukan Faktor Rossi, Tapi Proposal Dan Joki Utama

ManiakMotor – Dibantah dan diluruskan Jorge Lorenzo dia ke Ducati untuk mencari tantangan baru. Mau coba keterampilannya di jok motor merek berbeda pada umur 29 tahun. Nggak bilang sudah bosan dengan delapan tahun menggeber Yamaha yang memberikan tiga gelar juara dan berbagai prestasi seri lainnya.

Penegasan itu sama sekali nggak ada faktor Valentino Rossi, karena arah jawaban berbeda. Sampeyan juga tahu pasang surut hubungan keduanya. Bahkan di ronde pertama saat kualifikasi keduanya sempat  bersitegang. “Banyak alasan sih. Tapi saya tidak pernah peduli di posisi tim. Mau jadi pembalap pertama atau kedua, nggak masalah. Yang penting apa yang didapat oleh pasangan satu tim, juga ada pada saya. Itu sudah cukup, saya percaya pada kemampuan sendiri,” bilang Lorenzo yang 2016 ini sudah jalan tahun ke-9 bersama Yamaha.

Walau nggak sebut-sebut Rossi, penegasan Lorenzo nggak ada hubungan dengan The Doctor di Movistar Yamaha. Huga sekalian Lorenzo telah menepis dugaan cabutnya ke Ducati, pula karena status. Ia merasa walau barusan juara dunia, tapi bayang-bayangnya di Yamaha sebagai pembalap nomor dua.  Ya si Rossi mungkin lebih diutamakan.

Itu pun dipertegas dengan pernyataan lain. Kata dia tes skill dengan Ducati yang fakatnya bisa juara hanya bersama Casey Stoner. “Motivasi besarnya coba menang dengan motor berbeda. Tantangan juga setelah bertahun-tahun di MotoGP dengan berbagai upaya setiap hari agar tetap di papan atas. Untuk tahun ini fokus dengan Yamaha, berbahaya kalau sudah tak konsentrasi berpikir ke masa depan,” tegas Lorenzo yang kembali bilang terimakasih pada Yamaha.

Omongan Lorenzo ini bisa diseimbangkan dengan perkataan Lin Jarvis, managing director Movistar Yamaha. Jarvis ‘terpaksa’ tampil di jumpa pers untuk memberi pernyataan Lorenzo ke Ducati. “Ada tiga faktor yang bikin Lorenzo ke Ducati. Mungkin dia menjadi pembalap nomor satu di sana. Lalu kinerja Ducati yang membaik. Juga soal proposal. Sebagai perusahaan, Yamaha sebenarnya sudah memberikan proposal terbaik buat Jorge. Tapi dia mungkin masih punya proposal lebih baik dari kita, sehingga memilih tantangan baru,” kata Jarvis yang kabarnya Lorenzo dapat Rp 370 miliar untuk edisi 2017 – 2018 di Ducati.

Tuh kan pembalap nomor satu di Ducati. Ito

BACA JUGA

MotoGP Jerez 2016: Vinales ‘Mengaku’ Jadi Rebutan Suzuki Dan Yamaha, Jarvis Sabar Dulu..!

MotoGP Jerez 2016 Jelang FP1/FP2: Jumpa Pers, Ras Eropa, Kata Marquez Trek Gaya Eropa

MotoGP Jerez 2016: Rossi Akui, Lorenzo Ke Ducati Saat Kompetitif, Ketimbang Eranya

MotoGP Jerez 2016 (Jelang): Lorenzo Belum Janji Apa-Apa Untuk Ducati, Yamaha, Ya..!

MotoGP Jerez 2016 (Jelang): Vinales Mulai Angkat Rossi, Dulu Marquez, Maksudnya?

BAGIKAN